Artikel Terbaru

Anti COPAS

Istilah Sering Muncul Pada Sistem Pompa


Kata Kunci : Kavitasi, NPSHa, NPSHr

Beberapa istilah yg sering muncul di dalam sistem pompa, apalagi kita sbg orang Teknik Kimia harus tahu betul apa istilah-istilah yg ada seperti berikut ini :
"Several mean often appear in the pump system, as chemical engineering we should know what the mean like below :"
  1. Kavitasi : menguapnya fluida yg mengalir karena tekanan statis fluida turun sampai dibawah tekanan uap jenuhnya pada temperatur tertentu.
Bila tekanan dalam fluida turun,  maka temperatur utk mendidih juga turun, sehingga fluida akan mendidih pada temperatur rendah dan mengeluarkan gelembung gas. Gelembung gas ini kalau berada dalam pipa akan pecah seiring berjalannya fluida dan bisa membentur dinding pipa scr terus-menerus.
Kavitasi bisa menyebabkan :
  • Suara pompa berisik / berderik / bergetar
  • Perlu pemancingan air yg dimasukkan dari sisi discharge pipa supaya air dari suction bisa terangkut ke atas
  • Performa pompa turun (suara kencang tapi aliran fluida rendah)
  • Erosi pipa
Cara untuk menghindari kavitasi :
  • Ketinggian letak pompa  harus dibuat sependek mungkin dengan permukaan fluida agar head isap  (ketinggian pipa isap) juga rendah
  • NPSHa >= NPSHr
  • Kecepatan aliran pada sisi isap tdk boleh besar, karena bagian yg kecepatannya tinggi maka tekanannya rendah
  • Pipa isap dibuat sependek mungkin
  1. Cavitation : evaporation of flow fluid due to decrease static pressure until drop to below saturated vapor at specific temperature
If pressure of fluid drop so boiling point of fluid also drop, so fluid will boil at low temperature and release gas bubble. This gas bubble in pipeline will crash when fluid flow and can strike of pipe wall continually. Cavitation can be reason :
  • Pump sound is noisy / creaking / vibrating
  • Need the trap water which entered from discharge side of pipeline so water from suction can be carried top
  • Performance of pump is down
  • Corrosion of pipeline
Methods to avoid cavitation :
  • Height of pump location must be made as short as possible with fluid surface so suction head also low
  • NPSHa >= NPSHr 
  • Fluid velocity in suction side can't large, because side of large velocity have low pressure
  • Suction pipe made as short as possible"
     2.  Net Positive Suction Head Available (NPSHa) : head yg dimiliki sisi suction pompa / energi yg tersedia dalam fluida yg akan dipindahkan.
Jadi lebih enaknya kita menyebut NPSHa adalah kekuatan pompa yg sudah paten dari pabrik (vendor).
    "2.   Net Positive Suction Head Available (NPSHa) : head which have suction side of pump / energy available in fluid will transported.
So simplely we calling NPSHa is permanent power of pump from company / vendor."
    3.  Net Positive Suction Head Required (NPSHr) : head minimal yg diperlukan utk mencegah kavitasi / energi minimum dalam fluida agar pompa dapat bekerja dg baik.
Jadi lebih enaknya kita menyebut NPSHr adalah kekuatan pompa yg kita butuhkan dari perhitungan.
Agar pompa bekerja baik maka NPSHa > NPSHr, dengan kata lain kekuatan yg ada lebih besar dari beban yg akan diangkut.
    "3.  Net Positive Suction Head Required (NPSHr) : minimal head needed to prevent cavitation / minimum energy in fluid so pump good working.
So simplely we calling NPSHr is power of pump we needed from calculation.
The pump is good working if  NPSHa > NPSHr, with other mean power larger than load transported."
     4.  Head Pompa : energi per satuan berat yg harus disediakan utk mengalirkan sejumlah zat cair
     5.  Suction Head : daya hisap suatu pompa pada kedalaman tertentu / kedalaman sedot
     6.  Discharge Head : daya dorong pompa / ketinggian angkut
     7.  Total Head :  suction head + discharge head, digunakan utk mengetahui debit air dari kekuatan pompa yg ada
     8.  Ws : energi / kekuatan yg dihasilkan pompa
     9.  Wp : energi yg dibutuhkan pompa / disuplaikan ke pompa
    10.  Efisiensi Pompa : unjuk kerja / performa dari pompa, didapatkan dari perbandingan Ws / Wp
   11. Aliran Laminer : aliran yg tidak menimbulkan pusaran, membentuk garis lurus sepanjang aliran dan disebabkan karena laju alir yg rendah (bilangan Reynold < 2100)
         Aliran Turbulen : aliran dg laju alir yg tinggi, sehingga menimbulkan pusaran dan arah aliran acak (bilangan Reynold > 4000)
          Aliran Transisi : (bilangan Reynold antara 2100 - 4000)

Referensi : Diolah dari berbagai sumber 

ARTIKEL TERKAIT : 

>

Previous
« Prev Post

1 comments: