Artikel Terbaru

Anti COPAS

Kontaminan Gas Terlarut di Air Boiler

Gas-gas terlarut yang ikut dalam air boiler meliputi oksigen, karbon dioksida, chlorin dll. Dan gas tersebut di air boiler dikhawatirkan terjadi reaksi oksidasi-reduksi sehingga bisa menyebabkan reaksi kimia berbahaya untuk material tube boiler.
Sumber Gambar : www,pxhere.com
Gas apa yang umum dikendalikan di air boiler ??
Dissolved Oxygen (DO) adalah gas yang umum dikendalikan di air boiler dan tipe reducing menggunakan cara mechanical dan chemical. Mechanical dengan sistem deaerator sedangkan chemical menggunakan hydrazine atau oxygen scavenger lainnya. Selain itu, gas terlarut berupa karbon dioksida juga dikendalikan yaitu dengan sistem mechanical deaerator namun pengukuran parameter tidak dilakukan.

Mengapa gas-gas tersebut berbahaya di air boiler ??
Karena gas oksigen yang melebihi ambang batas akan menyebabkan reaksi oksidasi di air boiler dan bisa bereaksi dengan material tube membentuk lapisan hematite yaitu produk korosi. Sedangkan gas karbon dioksida bereaksi dengan air membentuk asam karbonat yang bersifat asam. Sedangkan pH yang rendah di air boiler dihindari agar material tube tidak terkikis.
Berapakah standar DO di air boiler ??
Untuk condensate water < 20 ppb sedangkan boiler water < 7 ppb.

Darimana asal-usul gas terlarut di air boiler ??
Gas-gas terlarut yang terikut sampai di air boiler adalah gas yang terbawa oleh air umpan sejak di proses WTP walaupun di WTP sendiri sudah terdapat proses gas reducing seperti degassifier dan activated carbon filter. Namun kemampuan alat tersebut juga ada batasan sehingga tdiak sepenuhnya te-reducing. Selain hal itu, proses reduksi-oksidasi atau disosiasi di air boiler juga menghasilkan gas terlarut.

Teknik apa yang tepat untuk reducing gas terlarut ??
Kombinasi chemical dan mechanical. Karena pada fase tertentu, air boiler akan mudah melepas gas terlarut pada temperatur dan tekanan tertentu sesuai karakteristiknya. Dan jika tidak terlarut maka harus dipaksa dengan proses ikatan menggunakan kimia.

Referensi : Pengalaman pribadi di pembangkitan

Previous
« Prev Post