GULMA / ILALANG adalah sejenis
tanaman atau rumput - rumputan yang tumbuh menganggu di area ladang, sawah atau
pertanian. Gulma ini tumbuh karena lingkungan yang ditumbuhi banyak nutrien yang
bisa disebabkan karena petani kebanyakan menggunakan pestisda, pupuk dan
herbisida. Karena faktor pendukung itulah gulma tumbuh subur menganggu tanaman
inti karena akan berkompetensi merebutkan unsur hara tanah. Gulma tumbuh karena
biji yang terbang bersama angin, ikut aliran air maupun melekat pada bulu
hewan.
Para petani biasanya
membasmi gulma ini dengan herbisida yang bayak dijual di pasaran seperti round
up, gramoxone, basmilang dll, dimana senyawa pengaktifnya dalah Glifosfat /
Paraquat dan anda tahu sendiri kan akibat dari zat kimia tresebut, lihat DISINI.
Dampak lain dari penggunaan zat kimia tersebut adalah gulma menjadi tahan /
resisten terhadap herbisida sehingga dari penyemprotan ke penyemprotan berikutnya
selalau naik dosisnya, ini bisa menyebabkan residu yang tertinggal di tanah
menjadi besar dan bila terikut aliran air dan mengalir ke sungai bisa
menyebabkan pencemaraan air dan jika terkonsumsi oleh manusia bisa menybabkan
bahaya. Disisi lain, bila paparan zat kimia mengenai tanaman inti dengan dosis
besar bisa menyebabkan racun bagi tubuh bila dimakan. Penggunaan yang terus
menerus dengan dosis yang terus semakain besar menyebabkan biaya pengeluaran
juga besar dan ini sangat tidak
diinginkan petani.
Melihat pengalaman
langsung di lapangan dan ingin mengembangkan budidaya pertanian agar terjadi
peningkatan kualtas, maka kami bersama tim riset melakukan uji coba
bioherbisida dibalut anorganik untuk memperbaiki kualitas tanah jika ada residu
yang tertinggal. Kami mencoba berbagai variable dan penelitian mendalam sampai
akhirnya ditemukanlah formula racun rumput / herbisida dengan brand name “Stolonofer(R2SN)” yang memiliki banyak keunggulan. Produk kami berani disandingkan dengan
herbisida lain tapi yang pasti kami tidak menggunakan zat kimi berbahaya dan
produk kami ramah lingkungan.
No comments:
Post a Comment