Thursday, July 19, 2018

Big Data, Perlukah Kita????

Era industri 4.0 yang berlangsung sekarang ini adalah perkembangan jaman yang berdasarkan pada cyber-physical systems dimana teknologi internet kecepatan tinggi dan ketergantungan aktivitas manusia dengan teknologi IT. Industri 4.0 berjalan sangat pesat dan mengubah pola pikir serta aktifitas di kehidupan manusia. Konsep dengan data informasi bisa mendapatkan sesuatu yang diinginkan menjadi kunci penting betapa “bahaya” aktivitas manusia tanpa diikuti pengetahuan yang luas tentang teknologi modern. Data yang begitu banyak baik dari aktivitas manusia maupun aktivitas sistem teknologi informasi dikenal dengan istilah “Big Data”. Proses yang sangat beragam dan panjang akan menghasilkan Big Data, berikut disajikan proses-prosesnya :
Gambar 1. Struktur hirarki Big Data, Uwais dan Hussein (2016)
Big Data adalah sekumpulan data yang sangat beragam, cepat berubah dengan kapasitas yang ekstra besar sehingga membutuhkan suatu manajemen teknologi untuk pengelolaannya. Menurut Mukherjee dan Saw (2016), Big Data mencakup 3 pokok utama yaitu volume (kapasitas), velocity (kecepatan) dan variety (keberagaman).
Volume (kapasitas) menjadi pokok utama karakteristik dari Big Data karena semakin pesatnya teknologi IT maka segala aktivitas manusia akan menggunakan bantuan teknologi tersebut untuk meringankan pekerjaan. Seperti contoh penggunaan smartphone yang sudah lengkap semua fitur teknologi dalam satu genggaman yang dikembangkan di era industri 3.0 seperti kamera, radio, televisi, MP3, kompas dan masih banyak lagi asesoris lainnya. Digital market yang menjamur di era sekarang ini menghasilkan data yang sangat beragam dan melimpah sehingga pengelola digital market akan dengan mudah menemukan potensi pasar atau strategi pemasaran berdasarkan Big Data yang didapatkan dari perilaku pelanggannya. Data yang besar ini tentunya membutuhkan perangkat penyimpanan yang ekstra besar dengan biaya yang tidak murah sehingga bermunculan peluang bisnis lain seperti cloud memory seperti Amazon Elastic mapReduce dan Google Cloud Platform. Velocity (kecepatan) diartikan banyaknya informasi/data terkirim ke suatu aplikasi dan hal tersebut tidak lepas dari berkembangnya teknologi IT seperti jaringan 4G untuk sekarang ini.
Gambar 2. Karakteristik Big Data, Sivakumar (2001)
Dikutip dari http://www.internetlivestats.com untuk social networking twitter per hari untuk tanggal 11 Juli 2018 pukul 15.23 WIB didapatkan informasi 336.492.930 user tweet sedangkan user facebook sebesar 2.263.882.733 sampai dengan waktu seperti tertera tersebut dan jumlahnya terus naik seiirng waktu berjalan . Sedangkan variety (keberagaman) adalah ketidakstrukturan informasi/data yang terkumpul karena memang Big Data dihasilkan oleh banyak orang, banyak tempat dan waktu yang berbeda-beda serta kepentingan akses internet yang berbeda-beda.
Gambar 3. Screenshoot Statistik Social Networking, www.internetlivestats.com (2018)
Big Data menjadi isu yang sering kita dengarkan akhir-akhir ini karena keterkaitannya dengan permasalahan seperti penjualan data nasabah bank, bisnis jual beli data identitas, konten iklan yang mengganggu user aplikasi dan kriminal yang dilakukan oleh hacker dunia maya. Tentunya kita juga sering mengalami mengapa saat kita browsing di internet untuk mencari barang kemudian kita akan selalu diikuti oleh iklan seperti kata kunci pencarian kita tadi bahkan untuk hari dan website berbeda, iklan tersebut akan terus mengikuti user selama masih menggunakan jaringan internet. Semua kejadian diatas tidak lain karena pemanfaatan Big Data sebagai sumber informasi untuk menganalisis perilaku user di dunia maya.
Big Data juga sangat berguna dalam kehidupan manusia sehari-hari misalkan penggunaan google maps untuk memantau kemacetan berdasarkan rona warna yang berbeda di jalan yang menandakan tingkat kepadatan arus lalu lintas. Konsep yang diusung berdasarkan informasi di https://gadgets.ndtv.com adalah dengan mengumpulkan jaringan yang dikirim oleh pengguna smartphone yang terlibat dalam kepadatan arus lintas tersebut, kemudian secara langsung dan sangat cepat dikirim ke satelit kemudian server melakukan pengolahan data dan mem-visualisasi-kan kondisi jalan seperti yang tertera dibawah ini.
Gambar 4. Screenshoot Kepadatan Lalu Lintas Ibukota Jakarta, Google Maps (2018)

Selain hal tersebut, manfaat lain Big Data adalah untuk membaca potensi pasar jika kita berperan sebagai pebisnis online atau investor di pasar modal. Dengan menggunakan Big Data tersebut maka secara statistik bisa diketahui kecenderungan pasar dan prediksi gejolak yang akan terjadi. Big Data untuk era sekarang menjadi sumber informasi sangat penting di aspek kehidupan karena dengan data maka informasi apapun akan terbuka dengan jelas. Menurut jurnal karya Mishra dan Sharma (2015), perusahaan raksasa seperti Google, Microsoft, Amazon, Facebook, Alibaba, Baidu, Tencent bekerja berdasarkan cloud computing technologies dan cloud based computing services.
PBB dalam meningkatkan perkembangan ekonomi anggotanya juga memanfaatkan Big Data dengan projek yag disebut “Global Pulse”. Konsep dari projek tersebut adalah menghubungkan antara analysis emosional dimana membuat software tentang natural-language processing untuk menganalisa pesan text di dunia jejaring sosial yang dihubungkan dengan isu yang diperbincangkan seperti laju pengangguran, tingkat ekonomi negara dan wabah penyakit yang terajdi di suatu wilayah tertentu. Dengan proyek tersebut, diharapkan isu yang beredar di masyarakat lebih cepat tertangkap oleh PBB dan mendapat perhatian khusus. (Mishra dan Sharma, 2015).
Berdasarkan paparan tersebut, Big Data merupakan suatu yang bisa merugikan dan menguntungkan tinggal manusia yang hidup di era industri 4.0 yang berbasis dunia maya ini bijak dalam menggunakan teknologi IT. Disamping sebagai user, manusia seharusnya juga belajar tentang perkembangan teknologi agar kejadian yang merugikan tidak terjadi di dalam kehidupan.

Referensi :
[1] https://gadgets.ndtv.com/apps/features/diakses tanggal 11 Juli 2018 Pukul 15.45 WIB
[2] http://www.internetlivestats.com/diakses tanggal 11 Juli 2018 Pukul 15.21 WIB
[3] Mishra, R., dan Sharma, R. (2015). Big Data: Opportunities and Challenges. International Journal of Computer Science and Mobile Computing. Vol 4, pp 27-35
[4] Mukherjee, S., dan Shaw, R. (2016). Big Data-Concepts, Application, Challenges and Future Scope. Advanced Research in Computer and Communication Engineering Int. J. Vol. 5. pp. 2
[5] Sivakumar, P., dan King, D. (2001). Introduction to Big Data. Research Computing Services J. Northwestern University
[6] Owais, S.S., dan Hussein, N.S. (2016). Extract Five Categories CPIVW from the 9V’s Characteristics of the Big Data. International Journal of Advanced Computer Science and Applications. Vol. 7, pp 3