Racun rumput yang banyak dijual di pasaran umumnya mengandung senyawa GLIFOSFAT dan PARAQUAT tingkat tinggi untuk zat aktifnya, namun tahukah anda jika zat kimia tersebut sangat berbahaya untuk ekosistem dan tubuh kita. Menurut Dr. Mae-Wan Ho dan Professor Joe Cummins pada bulam Maret 2005 dari Institute of Science in Society, London mengemukakan bahaya dari zat tersebut yaitu bisa menyebabkan keguguran kandungan. Inilah daftar bahaya dari senyawa diatas :
- Berbahaya bagi Plasenta Manusia dan Menyebabkan Keguguran Kandungan
- Mimisan
- Iritasi Mata / Penglihatan Kabur
- Infeksi Kulit
- Iritasi Kulit / Kulit Gatal
- Kulit Melepuh
- Warna kuku Memudar / Kuku Mudah Copot
- Perlukaan Daerah Perut
- Pencemaran Ekosistem dan Air
- Kesulitan Bernafas / Pusing
- Mual
- Menyebabkan Kerusakan DNA / Gen
- Gangguan Endokrin
- Kematian Sel
- Sperma Rendah / Infertilitas
- Kanker Testisl
Sekarang penggunaan zat kimia diatas mulai dikurangi dan banyak riset tentang bahan alternatif yang dipakai untuk racun rumput / herbisida yang ramah lingkungan. Banyak riset di lapangan menggunakan bahan organik namun efeknya sangat pelan dan cenderung tidak berfungsi maksimal, sedangkan bahan anorganik jika dipakai berlebihan akan berbahaya bagi ekosistem dan tubuh kita.
Kini dengan berlatar belakang masalah tersebut, kami melakukan riset dengan berbagai variabel percobaan dan akhirnya ditemukanlah formula Racun Rumput "Stolonifer" (R2SN) yang memiliki beberapa keunggulan. Riset ini sudah kami ujikan di laboratorium pertanian di Jawa Timur dan telah direkomendasikan untuk di produksi massal.
Sumber :
http://www.downtoearth-indonesia.org/id/story/penggunaan-pestisida-di-perkebunan-kelapa-sawit
http://bsi-bali.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Glifosat
http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2013/04/16/roundup-monsanto-sebabkan-cacat-lahir-546670.html
http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2013/04/16/roundup-monsanto-sebabkan-cacat-lahir-546670.html
Makasih mas infonya
ReplyDelete