Artikel Terbaru

Anti COPAS

Pasir Laut Sebagai Biomassa Terbarukan yang Banyak Diburu Negara Maju

Pasir laut adalah pasir yang ditambang di kawasan laut baik pinggir maupun lepas pantai. Pasir laut berbeda dengan pasir darat, dimana pasir laut mengandung komponen utama calsium (Ca2+) yang berasal dari organisme laut seperti cangkang kerang dan terumbu karang. Selain kandungan utama tersebut juga terdapat magnesium (Mg2+) dan silica (SiO2-) yang berasal dari aliran air sungai yang menuju ke laut.

Gambar 1. Penambangan Pasir Laut, sumber : www.padangtime.com
Pasir laut adalah komponen yang berperan vital di industri pengecoran (casting) dan sesuai pengalaman saya bekerja di industri otomotif di daerah Karawang, pasir laut digunakan untuk mengisi cetakan block machine dan dikenal dengan istilah die casting. Prinsip kerjanya yaitu pasir laut dipadatkan menggunakan cetakan, kemudian adonan cor-coran dituangkan ke cetakan dan setelah memenuhi waktu yang sudah ditetapkan maka cetakan diangkat dan pasir laut terlepas sehingga terbentuk rongga-rongga seperti yang kita ketahui bentuknya di block machine.
Gambar 2. Block Machine Produk Die Casting, sumber : www.enginelabs.com
Kegunaan pasir laut untuk keperluan bangunan juga sudah mulai banyak diteliti salah satunya penelitian oleh Dumyati (2015) tentang “penggunaan pasir laut sebagai agregat halus terhadap kuat tekan beton. Dalam penelitiannya digunakan tiga perlakuan yaitu tanpa perlakukan, disiram dan dicuci sedangkan untuk pembandinga digunakan variabel kontrol menggunakan pasir darat. Dalam penelitiannya berikut poin-point dalam uji kuat tekan beton yang didapatkan :
  • Pasir darat sebesar 28,68 Mpa
  • Tanpa perlakuan sebesar 16,36 Mpa
  • Disiram sebesar  17,52 Mpa
  • Dicuci sebesar 22,14 Mpa

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, bisa diketahui bahwa penggunaan pasir laut sebagai campuran beton yang paling bagus adalah dengan perlakukan pencucian, dimana deviasi uji kuat tekan beton dengan pasir darat sebesar 22,8%. Pencucian pasir laut dimaksudkan untuk mengurangi kandungan mineral berbahaya pada pasir laut terhadap mutu beton seperti chloride (Cl-) dan sulphate (SO42-) yang bersifat korosif dan menurunkan kekuatan beton.
Pasir laut banyak dilakukan penelitian karena dilatarbelakangi oleh keterbatasan pasir darat terutama untuk daerah luar Pulau Jawa yang sedikit jumlah gunung berapi-nya. Pasir laut sangat melimpah keberadaannya dan membutuhkan pengkajian mendalam sebagai alternatif pengganti pasir darat yang sudah mulai berkurang produksinya namun kebutuhan untuk bangunan terus meningkat. Penggunaan pasir laut sebagai campuran pasir darat menjadi alternatif terbaik dalam upaya peningkatan penggunaan sumber daya alam lain yang mendukung program konversi hasil tambang.
Pasir laut dalam upaya sebagai konversi hasil tambang sudah mendapat respon positif dari pemerintah dan dikutip dari halaman www.energi.lipi.go.id disebutkan bahwa pasir laut merupakan biomassa yang sedang banyak dicari oleh negara-negara maju untuk menggantikan energi fosil dan nuklir yang diperkirakan akan segera habis. Pasir laut bisa diolah lebih lanjut kandungan mineral didalamnya dan yang paling penting adalah kandungan silica (SiO2-). Silica merupakan bahan dasar semikonduktor yang digunakan sebagai bahan dasar piranti elektronik.
Gambar 3. Bahan Semikonducktor Elektronik Transistor, sumber : www.pxhere.com

Indonesia kayak akan pasir laut karena banyak pulau yang menempati wilayah pesisir dengan panjang garis pantai yang cukup panjang diantara negara-negara maritim lain. Pemerintah  belakangan ini cukup intens menghimbau para generasi muda untuk melakukan penelitian tentang energi terbarukan supaya ketergantungan terhadap sumber daya alam yang semakin terbatas jumlahnya ini berkurang. Penelitian tentang bahan bakar biodiesel, bahan bakar bioetanol, energi listrik surya, energi listrik biomassa, energi listrik mikro hydro dan masih banyak lagi lainnya banyak kita temui di jurnal-jurnal ilmiah.  Tidak kalah penting untuk energi yang berasal dari laut yaitu pasir laut juga menjadi rekomendasi utama untuk dilakukan penelitian.

>

Previous
« Prev Post