Trending Topik

[Paciran, JATIM] Jembatan Cinta Tempat Foto Pemandangan Indah Lautan

Diposting oleh On Tuesday, July 27, 2021

Paciran, Lamngan-Jawa Timur (Februari 2021). Menyusuri jalanan Pantai Utara (PANTURA) disuguhkan pemandangan bibir laut sejauh mata memandang. Jalan yang dikenal dengan Raya Pos Daendels ini dibangun dengan Romusha Belanda. Jalanan yang mulus sangat cocok untuk touring dan sesampai di Lamongan tepatnya di Paciran terdapat beberapa wisata yang dikembangkan oleh warga lokal. Salah satu yang kami kunjungi saat ini adalah jembatan cinta, terletak sekitar 50meter dari bibir pantai kemudian dikasih jembatan kayu sekitar 30 meter menjorok ke laut. Ini merupakan spot instagrammable sangat indah dan cocok untuk berlibur pagi/sore.

Berikut Keseruan Kami Jalan-Jalan di Jembatan Cinta Paciran:


Referensi:
[1] Youtube Channel "Jejak Eksplorasi Official"

Perusahaan Sebaiknya Memakai Asuransi Eksternal (Non-BPJS) atau Swadaya Internal

Diposting oleh On Sunday, July 25, 2021

Pada perusahaan umumnya ada yang menggunakan asuransi kesehatan berupa BPJS saja, ada yang ganda BPJS dan asuransi swasta, ada yang BPJS dan swadaya internal (reimburse) dengan maksimum plafon. BPJS disini ada terus di semua perusahaan karena pemerintah mewajibkan dan berdasarkan pengalaman penulis sendiri di kantor hampir tidak ada yang memakai karena sistemnya yang masih amburadul dan terus defisit kemudian lagi-lagi korban untuk menalangi malah anggota yang rutin membayar dengan kenaikan premi yang terus meningkat dan pelayanan yang sangat-sangat buruk. Baca detail pengalaman penulis untuk BPJS kesehatan di: Pengalaman Asuransi BPJS Kesehatan

Banyak perusahaan yang dahulu menerapkan swadaya internal beralih ke asuransi eksternal (non-BPJS) dengan beberapa pertimbangan seperti lebih hemat pengeluaran tahunan, potensi kecurangan data fiktif bisa terminimalisir, biaya coverage yang cukup besar dan masih banyak lagi lainnya. Pengalaman penulis sendiri ketika menggunakan kesehatan sistem swadaya internal sering menggunakan plafon untuk cek kesehatan gigi, minta asupan vitamin ketika tidak enak badan dan imunisasi anak. Hal ini berarti lebih cenderung ke preventif (pencegahan) daripada kuratif (pengobatan).

Pengalaman penulis ketika melakukan vaksinasi anak ke dokter spesialis anak, beliau bercerita sudah puluhan tahun dulu bekerja di PT Freeport dan perusahaan tersebut sebenarnya juga ingin mengubah dari swadaya internal ke asuransi eksternal (non-BPJS), namun karena Serikat Pekerja (SP) tidak setuju maka tetap diberlakukan sistem swadaya internal. Dokter tersebut mengatakan bahwa di kesehatan yang terpenting adalah preventif daripada kuratif, dimana asuransi hanya berguna ketika sakit (kuratif) dan untuk preventif pasti tidak bisa digunakan.

Berdasarkan hal tersebut, penulis memandang perkataan dokter ada benarnya juga, dimana untuk perusahaan yang mengganggap SDM sebagai asset jangka panjang maka kesehatan karyawan akan dijaga dengan sistem preventif dan jika dibuat asuransi eksternal seolah-olah karyawan dibiarkan terhadap preventif kesehatannya dan hanya diobatkan ketika terjadi resiko sakit. Pandangan perusahaan terhadap hal ini wajib dikritisi terhadap Serikat Pekerja (SP) karena didalam bisnis perusahaan merupakan win-win solution antara semuanya pemilik saham-karyawan, sehingga kalau hanya mengejar untung tanpa memberikan jaminan masa depan karyawan maka bersiaplah untuk kemunduran loyalitas SDM.

Referensi:

[1] Penglaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

[Pacet, JATIM] Wisata Petik Strawberry dan Taman Kelinci

Diposting oleh On Friday, July 23, 2021

Pacet, Mojokerto-Jawa Timur (Februari 2021). Weekend ke Pacet sungguh sangat menyenangkan karena disini disuguhkan pemandangan sawah, bukit, dan gunung dengan hawa yang dingin. Terdapat banyak tempat wisata disini mulai dari wahana air, petik buah, taman anak-anak, taman kelinci, pemandaian air panas, villa dll. Menghabiskan masa liburan disini sangat cocok dan juga jalanannya bagus untuk spot touring.

Berikut Video Jalan-Jalan Kami di Wisata Petik Strawberry dan Taman Kelinci:


Referensi:
[1] Youtube Channel "Jejak Eksplorasi Official"


Macam-Macam Scale Inhibitor

Diposting oleh On Tuesday, July 20, 2021

Scale adalah kerak/penyumbatan. Terdapat beberapa istilah yang sering didengar di PLTU dengan makna hampir sama seperti berikut:

Scale: tumpukan/penyumbatan pada permukaan material yang terbentuk karena reaksi kimia dan tidak larut dalam fluida. Bentuknya sangat keras mengkristal dan tempatnya di area yang bersentuhan langsung dengan panas. Bisa di-treatment menggunakan chemical. Istilah di PLTU ini adalah penyumbatan di sepanjang inner tube boiler

Slagging: penjelasan sama dengan scaling. Istilah di PLTU ini adalah penyumbatan di furnace boiler

Deposit: tumpukan/penyumbatan pada permukaan material yang terbentuk karena endapan tipis terus-menerus suspended solid dan masih bisa larut dalam fluida. Tempatnya di area yang tidak bersentuhan langsung dengan panas. Bisa di-treatment menggunakan scrapper dan water jet compressor. Istilah di PLTU ini adalah penyumbatan pada steam drum, tangki dan cooling tower (area-area dingin)

Fouling: penjelasan sama dengan deposit. Istilah di PLTU ini adalah penyumbatan di area water treatment plant khususnya membrane reverse-osmosis (RO).

Agglomeration: mirip dengan slagging baik bentuk maupun tempatnya, namun ini lebih ke kondisi batubara atau umpan padat. Agglomeration adalah penggumpalan sangat keras akibat reaksi kimia yang dipanaskan.

Penyumbatan/kerak tersebut sangat merugikan heat transfer karena menjadi penghalang pertukaran panas antara 2 media sehingga harus diminimalisir. Beberapa cara minimalisir penyumbatan/kerak tersebut dikenal dengan istilah "scale inhibitor".

Berdasarkan handbook of water treatment [Kurita, 1999] berikut kutipannya:

 
Macam-Macam SCALE di Cooling Tower:
  • Calcium carbonate [CaCO3]
  • Calcium and zinc phospate [Ca(PO4)2 dan Zn(PO4)2]
  • Silica dan magnesium silicate [SiO2 dan MgSiO3]
  • Calcium sulphate [CaSO4]

Silica terendapkan (deposit) ketika suhu turun (cold condition) sampai <40 oC sedangkan pada temperatur tinggi (hot condition) akan larut. Silica ini umumnya muncul ketika peralatan shutdown seperti di turbine PLTU dan ketika running kondisi superheated dikendalikan parameter silica <20 ppb.



Terdapat 3 tipe gypsum (CaSO4) yaitu: (i) dihydrate-CaSO4.2H2 stabil <98 oC; (ii) hemihydrate 
CaSO4.1/2H2stabil pada 98-170 oC; dan (iii) anhydride CaSO4 stabil pada >170 oC. Gypsum bersifat sangat keras dan hanya bisa dihilangkan dengan chemical cleaning.
Kelarutan gypsum (CaSO4) meningkat pada temperatur air sampai 35 odan turun pada >40 oC.
Calcium carbonate (CaCO3) dikontrol pada cooling tower menggunakan injeksi sulphuric acid (H2SO4).

Macam-Macam SCALE INHIBITOR:
  • Phosponate, cocok digunakan untuk menghilangkan scale dari calcium carbonate
  • Polyphospate ester, cocok digunakan untuk menghilangkan scale dari calcium sulphate
  • Polymer, cocok digunakan untuk menghilangkan scale dari calcium/zinc phospate dan magnesium silicate
  • Miscellaneous, seperti lignin dan tagnin
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Scale Inhibitor:
  • Water Quality
Kualitas air seperti konsentrasi ion, pH dan temperatur mempengaruhi pembentukan scale. Berdasarkan grafik terlihat terjadi peningkatan calcium scale ketika penurunan pH namun dengan adanya scale inhibitor yang bersifat menaikkan pH maka laju pembentukan scale bisa dihambat.
Cara mengontrol scale salah satunya adalah dengan injeksi acid (H2SO4 dan HCl) karena kelarutan scale meningkat ketika pH diturunkan. Namun terdapat beberapa kelemahan cara kontrol menggunakan pH ini seperti: (i) dmpaknya adalah korosi akan meningkat ketika pH <6.5 (walaupun scale akan terlarut) sehingga pH dikontrol pada batas 7-7.5; (ii) penanganan erhadap asam kuat cukup sulit; dan (iii) instalasi untuk mengontrol pH cukup mahal.
  • Water Temperature
Umumnya scale terbentuk/kelarutan berkurang pada temperature >40 oC dan masalah besar pada temperature 60 oC.
  • Water Flow Rate
  • Heat Flux dan Skin Temperature
  • Retention Time

  • Softening & Demineralization Make Up Water
Cara mengontrol pembentukan scale selanjutnya adalah dengan menggunakan raw water yang sudah diminimalisir dari kandungan hardness-na menggunakan teknik ion-exchange resin, RO membrane atau cold lime.

Kutip Artikel ini Sebagai Referensi (Citation):
Feriyanto, Y.E. (2021). Macam-Macam Scale Inhibitor, Best Practice Experience in Power Plantwww.caesarvery.com. Surabaya

Referensi:

[1] Kurita. (1999). Handbook of Water Treatment, Second Edition. Japan

[Sumbawa Besar, NTB] Istana Dalam Loka Kompleks Rumah Raja yang Masih Berdiri Kokoh Mewah dari Kayu

Diposting oleh On Sunday, July 18, 2021

Istana Dalam Loka, Sumbawa Besar-NTB (Januari 2021). Rumah raja Sumbawa, NTB yang sangat mewah, kami dikejutkan dengan bangunan yang full jati tanpa paku dan sangat kokoh-kuat. Memasuki ke pintu istana raja serasa menjejak pada karpet merah dan setelah masuk terlihat tahta raja disana. Terdapat banyak sekat di istana ini dan ini adalah tempat bermain dan menghabiskan waktu raja, istri dan anak-cucunya. Didalam sangat luas dan terdapat 2 lantai. Lantai atas luas bisa digunakan untuk para istri raja menenun dan juga bermain anak-anakna. Serta bisa digunakan untuk melihat aktifitas rakyat di alun-alun. Istana ini berdiri mewah diatas rumah rakyat biasa dan kelestariannya terjaga sapai sekarang.

Saksikan Keseruan Kami Explore Istana Dalam Loka, Rumah Raja NTB Dahulu Kala Berikut:


Referensi:

[1] Youtube Channel "Jejak Eksplorasi Official"

Hubungan Vaksin Covid-19 dengan Kebangkitan Ekonomi

Diposting oleh On Thursday, July 15, 2021

Covid-19 merupakan isu yang sangat gencar di dunia Tahun 2019-2020, banyak berita yang mengkaitkan ini dengan konspirasi mulai saling tuduh siapa yang salah antara perang dagang AS-China, isu menjatuhkan Presiden Donald Trump karena nasionalisme-nya dan membuat el*te gl*bal geram dan juga senjata biologis el*te gl*ba untuk mengendalikan populasi dunia untuk dibentuk tatanan dunia baru terutama dalam hal ekonomi.

Satu demi satu cukup terbukti, mulai dari China yang menuduh AS menyebar virus di Wuhan lewat intelijen militer-nya dan AS menuduh China mengembangkan senjata biologi yang bocor di laboratorium Wuhan, lengsernya Donald Trump karena kebijakannya yang keluar dari WHO dan mengesampingkan The Fed dan el*te gl*bal lewat kaki tangannya di WHO menyerukan untuk lockdown semua negara sehingga ekonomi global lumpuh dan mewajibkan vaksin agar segera terlepas dari resesi dengan hutang-hutang ke bank dunia.

Vaksin digenjarkan sebagai obat jalan keluar dari krisis pandemi Covid-19 dan semua negara harus tunduk pada penggunaan vaksin sehingga harus berhutang trilyunan untuk bisa mendapatkannya. Lagi-lagi bisnis farmasi menjadi tumpuan untuk penyelesaian dan ini memang bisnis yang menggiurkan terlebih salah satu bisnis para el*te gl*bal adalah industri farmasi. Covid-19 memang ada namun tingkat keparahan tidak seheboh yang ada di berita, dimana setiap yang meninggal banyak yang di-judge terkena Covid-19. Banyak cerita dari teman penulis, yang memang di Covid kan ketika rawat inap di rumah sakit, entah ini menjadi ladang bisnis agar anggaran negara masuk ke RS tersebut apa bukan kita hanya bisa menebak-nebak. Alasan lain, di Covid-kan karena ketika bayar sendiri cukup mahal dan jika di-Covidkan maka dapat subsidi dan free.

Seluruh masyarakat dunia diwajibkan vaksin untuk membangkitkan ekonomi, inilah slogan yang terus digaungkan ke media. Vaksin bukan obat, melainkan memasukkan virus yang telah dilemahkan kedalam tubuh manusia agar antibodi bisa mempelajari cara melawannya tanpa harus kalah. Jadi vaksin seperti manual book pada tubuh manusia yang memberikan alur arahan antibodi untuk melawan virus. Vaksin terdapat beberapa fase klinis yang harus dijalankan untuk mendeteksi tingkat keefektifan dan efek samping. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama dan jika tidak maka perlu dikhawatirkan efek samping jangka panjangnya. 

Sebagai warga yang kritis, sebaiknya menimang dan memikirkan apa dampak dari vaksin walaupun sebenarnya untuk kebangkitan ekonomi. Diri kita yang memiliki dan jika berisiko tetap menjadi tanggung jawab diri sendiri sehingga aset berharga pemberian Alloh SWT harus tetap kita jaga (ikhtiar). Setelah dinyatakan dari pendahulu yang telah vaksin OK dan tidak berdampak apa-apa maka melakukan pada diri kita silakan. Dan kita semua tetap berdoa agar ekonomi global bisa bangkit seperti sedia kala

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi Penulis pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

[Sumbawa Besar, NTB] Pantai Kencana & Resort Liburan Keluarga Villa Kayu View Laut Lepas

Diposting oleh On Monday, July 12, 2021

Pantai Kencana, Sumbawa Besar-NTB (Januari 2021). Sumbawa Besar menyimpan banyak tempat wisata indah karena letaknya yang dekat denmgan gunung serta pantai. Terdapat beberapa deretan pantai yang bisa dikunjungi dan menawarkan view serta peristirahatan yang indah. Pantai Kencana ini dilengkapi dengan villa dari kayu langsung menghadap pantai dengan pasir putih yang bersih. Pandemi Covid-19 membuat pantai ini sepi pengunjung dan banyak arena permainan yang sudah mulai rusak. Kami kesana menikmati seteguk minuman diiingi angin sepoi dengan pasir putih bersih membuat pikiran tenang. Semoga cepat berlalu pandemi ini dan Pantai Kencana bisa ramai seperti dulu kala.

Saksikan Penjelajahan Kami Mengitari Pantai Kencana dan Resort di Sumbawa Besar-NTB:


Referensi:

[1] Youtube Channel "Jejak Eksplorasi Official"