Trending Topik

Apakah Tokopedia Masih Pro UMKM Seperti Dahulu??

Diposting oleh On Sunday, June 05, 2022

Kami sebagai buyer-seller aktif sudah sekitar 5 tahunan di semua marketplace di Indonesia. Dari hari ke hari kami mengetahui beberapa kebijakan yang diambil para marketplace untuk survive terhadap bisnisnya dan bertarung untuk berebut konsumen. Kami menilai bahwa jargon-jargon para start-up di awal adalah Pro UMKM yang kami artikan adalah big social oriented dengan low profit oriented. Seperti berikut pengalaman kami ketika para marketplace tersebut bisa disebut Pro UMKM:

  • Sebagai seller, untuk berjualan di marketplace dan barang dilirik oleh pelanggan tidak memerlukan effort membeli iklan, namun marketplace tersebut sudah di otomasi search engine-nya untuk membagi kue ke beberapa seller
  • Sebagai seller, fee transaksi/admin sangat kecil dan tidak di clustering ataupun jika di clustering maka dibuat kecil misal 0.1-0.5% mirip fee transaksi saham di BEI
  • Sebagai seller, sering di edukasi gratis lewat webinar untuk mengetahui tips dan trik search engine marketplace tersebut bekerja
  • Marketplace tidak memiliki mall online atau kurir sendiri yang berpotensi monopoli dan harga tidak bisa dibandingkan dengan lainnya (akses tertutup)
  • Marketplace tidak membuat kran barang impor masuk, dengan menonaktifkan barang dari luar negeri
  • Marketplace memfilter barang dengan harga yang merusak pasar
  • Marketplace memberikan diskon, free ongkir dan cashback yang wajar dibandingkan memberikan benefit besar itu semua namun didapatkan dari income mencekik para seller lewat fee transaksi
  • Sebagai buyer, tidak dipaksakan untuk mengisi formulir ini itu atau mengikuti program ini itu untuk mendapatkan benefit lebih, karena sebenarnya big data itu yang akan digunakan oleh marketplace untuk kepentingan bisnisnya
  • Sebagai buyer, dimudahkan dalam memfilter barang baik yang termurah, terlaris, terdekat, terpercaya sehingga buyer lebih mudah untuk mempertimbangkan pemilihan
  • Sebagai buyer, untuk mendapatkan benefit tidak harus isi uang di dompet digital yang jika dipikir-pikir akan mubadzir uang yang disana dan jika dilihat berapa banyak dompet digital yang sudah ada sekarang sehingga ketika semuanya harus mendaftar maka berapa banyak uang yang mengendap dan tidak produktif
Tokopedia di pembahasan artikel kami yang lalu masih menerapkan semua kebijakan diatas, namun semakin kesini, dimana start-up ini sudah memiliki valuasi yang tinggi dan menjadi perusahaan terbuka maka kami prediksi visi-misnya beralih ke big profit oriented dan low social oriented. Seperti apakah kebijakan tersebut?? setelah menggandeng Gojek, maka Tokopedia mewajibkan buyer untuk mendapatkan cashback, free ongkir besar dan diskon harus top-up ke Go Pay, kurir yang dahulu dibuat bebas maka sekaranga ada Kurur Rekomendasi, fee transksi/admin yang dulu kecil dan tidak dibuat clustering namun per 6 Juni 2022 dibuat clustering dan cukup besar. Kami masih menunggu lagi update kebijakan dari Tokopedia kedepannya apakah akan terus menjadi kapitalis mirip Shopee atau seperti apa mari kita semua saling mengawasi dan memantau kebijakan agar terjadi persaingan bisnis yang sehat dan tidak merugikan Rakyat Indonesia.

Referensi:
[1] Pengalaman Pribadi Pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Tokopedia Pelan-Pelan Mengambil Strategi Seperti Shopee

Diposting oleh On Tuesday, May 31, 2022

Shopee untuk urusan cashback dan free ongkir adalah rajanya di marketplace untuk saat ini. Seperti tidak pernah ada habisnya dan seolah-olah terus-menerus bakar uang. Shopee saat ini sebenarnya sudah dalam tahap pengembalian modal atau untung atas bakar-bakar uangnya dahulu ketika mengenalkan ke pasar dan merebut pasar dari Bukalapak dan Tokopedia. Namun apakah disangka bahwa kenikmatan yang didapatkan oleh konsumen tersebut didapatkan dari mencekik cukup keras seller setiap transaksinya, kok bisa?? Shopee mematok fee transaksi atas barang yang terjual berdasarkan prosentase dari masing-masing cluster barang, dengan artian setiap barang terjual akan dipotong berbeda-beda, sebagai contoh penjualan kami di Mei 2022 ini yaitu spray fog seharga Rp55,500 dengan fee transaksi/admin sebesar Rp2,775 (cukup menggiurkan bukan dan sangat besar nominal tersebut yaitu 5% dari harga jual seller). Padahal umumnya seller untung hanya di kisaran 5-10% agar bisa bersaing dengan kompetitor, sedangkan disisi lain Shopee sudah mematok bersih 5%. Makanya tak heran untuk saat ini Shopee sedang mengembalikan uang lewat bakar-bakar uangnya dulu dan disebut sebagai kapitalis yang kurang mendukung UMKM lokal untuk berkembang. Selain hal tersebut, Shopee yang bermodal asing tentu mendapat suntikan dana besar untuk ekspansi dan terus perlahan mencekik UMKM lokal.

Di berbagai kanal youtube telah banyak dilakukan analisis oleh pakar bahwa Shopee ini perlahan memasukkan barang impor atau Shopee Mall yang diisi oleh agent mereka sendiri lewat kebijakan mencekik tersebut, bagaimana bisa terjadi?? misalnya penjualan kami tadi kami naikkan 5% agar profit tetap 10% yang didapatkan seller, maka total margin menjadi 15%, sedangkan untuk bersaing di pencarian marketplace akan sangat susah karena tentu masih banyak barang sejenis dengan harga yang murah. Dari sini seller-pun menjadi sepi pembeli dan Shopee dengan agent-nya menawarkan produk sejenis yang jauh lebih murah maka buyer akan lebih tertarik ke barang murah tersebut dan UMKM lokal semakin hari semakin tergerus dan mati.

Semula di pembahasan artikel kami di sebelumnya memaparkan Tokopedia sangat pro UMKM dengan prinsip fee transaksi yang kecil, bagi-bagi kue ke semua seller lewat otomasi search engine yang the best dan masih banyak lagi. Namun semakin kesini, rasanya Tokopedia setelah digandeng Gojek menjadi GOTO, dimana banyak investor yang terlibat didalamnya menerapkan kebijakan seperti yang dilakukan Shopee seperti kurir mulai membuat sendiri yaitu "Kurir Rekomendasi" dan per Tanggal 06 Juni 2022 fee transaksi mengikuti langkah Shopee yaitu prosentase clustering berbeda-beda untuk barang yang terjual.

Menurut hemat kami, memang banyak start-up pada awal perkenalan akan menarik simpati bak dewa penolong rakyat, namun setelah dibuat perusahaan terbuka atau banyak pemilik saham/investor masuk, maka orientasinya akan berubah ke big profit oriented bukan ke social oriented. Kami rasa disinilah harusnya peran pemerintah dan kita semua untuk terus mengawasi setiap kebijakan start-up di Indonesia karena ini menyangkut hajat hidup kita semua yang harus bebas dari penjajahan baik ekonomi maupun politik.

Kami masih mengharapkan ada start-up marketplace baru yang murni social orineted seperti Tokopedia dan Bukalapak jaman dahulu. Murni membantu UMKM berkembang dengan sistem otomasi yang baik dan fee transaksi yang kecil. Melihat kejadian seperti ini, kami yang juga investor/trader di pasar modal menjadi kurang berminat ketika perusahaan start-up yang sudah menjadi besar pada akhirnya juga sama visi-misinya menghisap darah secara pelan pada setiap kebijakannya.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Model Bisnis Penjualan Online Mulai Beralih ke TikTok

Diposting oleh On Sunday, May 08, 2022

TikTok merupakan platform pendatang baru yang sukses menggebrak dan digandrungi anak jaman now dan semua orang tentu tahu tentang platform ini. Beberapa kunci sukses TikTok sebagai berikut:

  • Anak jaman now mulai bosen video durasi panjang, bertele-tele dan menceritakan tentang ilmu pengetahuan serta pengalaman seperti yang kita lihat di youtube. Dari sini TikTok hadir dengan durasi pendek, to the point sehingga user bisa cepat berganti menu sehingga tidak membosankan
  • Backsound di youtube, facebook cenderung dibatasi copy-right sehingga yang user dengar selalu monoton. Disini TikTok menghadirkan musik yang keren dan mengikuti jaman sehingga user lebih tertarik karena varian yang bermacam-macam
  • Anak jaman now sangat efisien waktu dan keuangan, sehingga ketika menonton di youtube cenderung boros kuota internet. Dari sini TikTok hadir dengan video pendek dan edukatif sehingga lebih hemat kuota internet
  • Youtube, Facebook, Twitter dan Instagram menampilkan video dengan edit riil tergantung user memilih apa sebelum di upload sehingga user sedikit keribetan karena harus cari aplikasi ini itu untuk edit. Sedangkan TikTok menhadirkan beauty face yang bisa dipilih dari banyak menu sehingga user sangat mudah memakai tanpa harus keluar aplikasi. Cepat, simpel dan hasil memuaskan menjadi daya tarik TikTok dibandingkan kompetitor
  • Banyak platform yang menghadirkan iklan mengganggu selama menonton, namun TikTok tidak demikian sehingga hal ini menjadi daya tarik user untuk menonton kontent yang mereka inginkan
  • Model bisnis yang dipajang online di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada hanya berupa foto dan sedikit video ditampilkan pada barang (itupun jika seller kreatif memberikan attachment). Dari sini TikTok hadir membuat video langsung mempraktekkan dan menjual sekaligus di konten tersebut, user lebih bisa menerima karena adanya pemahaman dari endorsment tersebut
Meledaknya platform TikTok membuat Facebook, Youtube, Instagram juga membuatkan short video atau reels untuk mengimbangi dominansi TikTok namun karena telat maka TikTok tak terkalahkan. Model bisnis jualan online-pun hampir semuanya sudah mulai berubah ke model TikTok yaitu menjelaskan secara langsung atau jualan liv karena model ini memudahkan user memahami produk, kegunaan dan hasil riil dari si endorse tersebut.
Kami sebagai penjual online juga melihat perkembangan ini sebagai tantangan dan harus siap berubah dan menjalankan strategi agar bisa bersaing dengan kompetitor di luar. Setidaknya untuk mengikuti perkembangan tersebut adalah dengan fast response dalam chat, pengiriman dan foto yang dijual adalah riil bukan editan serta lebih bagus diberi video attachment.

Referensi:
[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Youtube Sebagai Cloud Gratis Zaman Now || Memori dengan Kapasitas Tak Terbatas bahkan Bisa Mendapatkan Uang

Diposting oleh On Wednesday, February 23, 2022

Pada zaman now, resolusi foto dan video sudah sangat bagus sehingga data yang dihasilkan juga memiiki kapasitas yang super besar dibandingkan HP belum smartphone seperti sekarang ini. Dulu RAM 2 GB dan memori 512 MB sudah sangat besar dengan kamera belakang yang hanya ukuran KB, namun sekarang minimal RAM 8 GB, memori minimal 125 GB dan kamera depan-belakang sudah >8GB. Betapa perkembangan teknologi telah menuntut hasil yang menakjubkan untuk memanjakan zaman now.

Dahulu masih harus bawa hard disk kemana-mana untuk membawa file-file memori dna sekarang sudah tidak yaitu banyak bisnis cloud baik yang gratis maupun berbayar tersedia dimanapun. Sebagai contoh cloud gratis yang umum khalayak gunakan adalah facebook, instagram, twiter dan youtube. File-file besar berupa video sangat cocok disimpan di youtube dengan kapasitas tak terbatas gratis bahkan ketika video tersebut disetting "public" sehingga ada penonton yang mampir maka bisa di-adsense-kan setelah memenuhi beberapa persyaratan seperti subscriber >1000 dan watch time >4000 jam.

Begitu powerfull-nya youtube dalam menampung seluruh video di seluruh dunia dengan manajemen memori yang sangat bagus bahka tidak rusak berpuluh-puluh tahun tinggal diketik dengan kata kunci langsung keluar. Hal ini bisa kita manfaatkan untuk menyimpan file-file kiat saat ini. Adanya fitur private, limited dan public bisa memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap file yang kita simpan disana. Mengabadikan moment saat ini akan bermanfaat ketika kita semua sudah lanjut usia atau anak-anak kita sudah besar karena sangat mahal memori saat itu dan bisa terkenang sepanjang masa.

Waktu sekarang, dimana kita semua masih dalam fase sehat dan kuat dalam beraktifitas maka kita pergunakan untuk meng-explore banyak pengalaman dan usaha dalam mencari nafkah sehingga kelak kita bisa mencari titik celah untuk menjalankan bisnis di masa tua. Pengalaman-pengalaman tersebut kalau kita tuangkan dalam bentuk video maka akan sangat indah kita kenang saat usia mencapai >50 tahun.

Kita semua juga tidak tahu full digital ini akan sampai kapan era-nya, namun usaha seperti ini tidak salahnya kita coba siapa tahu 10-20 tahun mendatang ada hasil lewat adsense dan satu langkah diatas lainnya yang memulai membuat konten video di umur senja.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Hati-hati Terhadap Judi Berkedok Investasi Binary Option ||  Tidak ada Sesuatu yang Instan Mendapatkan Besar kecuali dengan Pertarungan & Pengorbanan Besar

Diposting oleh On Thursday, February 17, 2022

Akhir-akhir ini, publik diberitakan oleh banyaknya investor yang merugi sampai milyaran rupiah dari judi berkedok investasi yaitu di platform binary option. Investasi artinya aset yang bisa dimiliki dan bisa ditradingkan, namun investasi binary option ini tidak demikian melainkan hanya menebak benar/salah, naik/turun, menang/kalah. Binary sendiri artinya adalah 2 (dua) sedangkan option adalah pilihan sehingga investasi binary option adalah investasi yang dilakukan dengan hanya memilih dari 2 pilihan.

Para affiliator melakukan flexing (pamer kekayaan di medsos) untuk menunjukkan kesuksesannya dan publik tentu tanya-tanya dari mana sumber kekayaannya. Dari sinilah misi mereka pelan-pelan akan dibuka yaitu jualan platform trading. Sebagai affiliator/influencer tentu mereka dibayar sangat mahal oleh platform yang dipromosikan dan mendapat imbal-hasil dari deposit yang investor lakukan. Investasi binary option ini mirip dengan judi kasino yang menawarkan banyak pilihan permainan dan tugas kita hanya menebak saja. Dibalik binary option dan judi kasino online ini sudah terprogram otomatis dengan langkah-langkah psikologis berikut:

  1. Pertama masuk sebagai member pasti akan untung dan tebakan selalu benar (psikologis-1: membuat kepercayaan ke member bahwa disini bisa digunakan untuk mencari uang)
  2. Berikutnya ada loss sedikit dan menang sangat besar (psikologis-2: menambah keyakinan ke member bahwa platform ini tidak menipu dan tidak dimainkan oleh software)
  3. Karena terus untung maka member dengan naluri alamiahnya akan rakus dengan terus memasang nominal besar dengan harapan bisa menang besar, namun kenyataannya malah tergerus pelan-pelan sampai habis uangnya (psikologis-3: mengingatkan tentang keserakahan akan membuat kekalahan)
  4. Karena deposit habis dan akibat keserakahan tak terkendali dalam permainan, maka otak bawah sadar member akan yakin bahwa jika tidak serakah tadi maka akan menang besar sehingga mereka akan deposit lagi dalam jumlah lebih besar dari awal dengan harapan bisa menutup kekalahan tadi (psikologis-4: memainkan pola pikir bahwa keserakahan membuat kalah dan deposit ulang dengan main sabar bisa menang banyak)
  5. Dari sinilah optimasi program akan tersetting untuk menghabisi member dengan menebak apapun akan loss. Ketika member sadar maka akan berhenti pada fase ini, namun jika emosian dan ingin balas dendam maka akan deposit terus-menerus (psiokologis-5: memainkan emosi member dengan tebakan yang hampir dan hampir benar, sehingga member akan emosi untuk terus melipat gandakan taruhan)
  6. Ketika uang semua sudah terkuras maka disinalah member jadi miskin, aset semua sudah terjual, hutang dimana-mana, stress bahka bisa menyebabkan bunuh diri
  7. Ketika member sudah tidak aktif main karena uang habis, disinilah pestanya para affiliator/influencer yaitu bagi-bagi hasil dari jumlah deposit yang nominalnya bahkan bisa sampai 70% yang diberikan ke affiliator, wow sekali bukan mereka menari-nari diatas kesedihan saudaranya sendiri
Mari kita semua bijak dalam investasi karena semua manusia menginginkan kaya dan bebas finansial. Harus kita percayai bahwa tidak ada yang instan membuat kaya di dunia ini kecuali dengan pertarungan & pengorbanan besar. Ketika ada sesuatu yang instan bisa membuat kaya maka tentu akan diperebutkan banyak orang dan menjadi susah lagi cara tersebut. Ini adalah hukum alam, sehingga kita harus banyak belajar dan tidak mudah percaya terhadap investasi dengan imbal hasil besar dengan cara mudah.

Referensi:
[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Cara Menang Kata Kunci Keyword Produk di Marketplace/E-Commerce || Teknik Search Engine Optimization (SEO)

Diposting oleh On Monday, February 14, 2022

Kata kunci (keyword) menjadi kunci andalan dalam mengunci produk kita terletak diatas ketika dilakukan pencarian. Kata kunci ini memiliki peranan paling vital dibandingkan dengan lainnya, karena customer mencari produk lewat mengetik kata sehingga kata-kata tersebutlah yang memanggil produk kita untuk di tampilkan. Pengalaman kami agar menang kata kunci di marketplace sebagai berikut:

  • Ketik nama produk di search enginer marketplace, nanti dibawahnya akan ada banyak rekomendasi pilihan bawaan maka tulis semua rekomendasi bawaan search engine tersebut untuk dijadikan judul di produk kita. Rekomendasi bawaan search engine tersebut ter-optimasi kata itulah yang sering dicari orang atau banyak produk yang memakai judul tersebut
  • Sebagai contoh, kita ketik "lumpang" maka search engine akan merekomendasikan "lumpang stainless; lumpang kecil; lumpang besar; lumpang kecil; lumpang kayu dll" maka lanjut lagi kata sesuai produk kita misalnya "lumpang stainless" maka search engine akan menampilkan rekomendasi seperti "lumpang stainless steel; lumpang stainless 304; lumpang stainless besar; lumpang stainless original; lumpang stainless tahan karat dll". Judul yang harus kita tulis di produk adalah kata yang muncul di semua rekomendasi search engine yaitu " Lumpang Stainless Steel 304 Besar Original Tahan Karat". Ini dimaksudkan agar ketika customer ketika dengan kata apapun, maka produk kita tampil teratas
  • Umumnya jumlah karakter yang diberikan di judul oleh marketplace terbatas misalnya di Tokopedia hanya 70 dan Shopee 200 maka kita mengakalinya dengan upload produk serupa tidak hanya 1. Misalnya kita upload 4-5 produk serupa dengan judul yang berbeda-beda namun masih tetap mendeskripsikan produk yang sama, umumnya saya ubah hanya 30% saja untuk memasukkan kata kunci yang belum tampil di produk awal yang sudah terupload. Tips lagi agar tidak menajdi spam maka diubah juga gambar terdepan-nya dari produk serupa yang kita upload tadi
  • Produk yang terupload banyak juga menjadi kunci barang kita laku, karena mungkin satu barus ketika customer mencari adalah produk kita semua sehingga dengan harga yang tertera dikira sudah sangat layak karena beberapa produk tampil dengan harga sama
  • Menghindari kata kunci spam seperti terlaris, termurah, hot sale, big promo dll. Kata kunci tersebut dianalisa search engine seperti sebuah judul yang berlebihan yang sarat akan click bait dan belum tentu kebenaran dari judul tersebut karena dinilai niatnya hanya mendatangkan customer dengan iming-iming kata-kata spam
  • Usahakan setiap foto dari produk kita ada yang real picture, misalnya foto dari pembeli ketika dipegang, di foto di outdoor dll. Dengan ini customer kita akan bisa membayangkan riil produk seperti warna, ukuran, bentuk dll sehingga mereka yakin tidak tertipu gambar di iklan yang sarat akan editan
  • Search engine akan menganalisa toko yang hidup untuk ditampilkan di halaman pencarian, dalam artian toko hidup adalah toko tersebut secara berkala upload produk terbaru dan performa jawab chatnya cepat (<5 menit). Ketika itu sudah kita capai, yakinlah search engine akan merekomendasikan produk kita ketika dicari
  • Memasukkan produk yang kita upload ke beberapa macam cluster produk dan ini biasanya direkomendasikan oleh marketplace ketika kita upload produk. Misalnya lumpang maka cluster produk yang direkomendasikan umumnya adalah rumah tangga, perkakas, peralatan dapur, aksesoris toko obat, pajangan. Maka ketika kita upload masukkan produk kita tersebut ke beberapa cluster produk tersebut sehingga ketika ada yang cari dengan kata kunci cluster produk maka produk kita tetap tampil
Kesimpulan yang bisa diambil dari optimasi ini adalah:
  1. Produk kita akan selalu tampil dengan kata kunci yang diketik oleh customer
  2. Ketika customer searc engine lewat filter cluster produk maka produk kita juga masih tampil
  3. Upload produk banyak menguntungkan dari sisi pencarian karena sudah menang dari banyak kata yang tampil, banyak cluster produk dan juga mungkin 1 baris pencarian diisi oleh produk kita semua
  4. Rajin-rajin upload barang walaupun sedikit tapi sering memberikan stimulus ke search engine bahwa toko kita hidup dan ketika ada customer masuk tidak mengecewakan karena pasti dilayani (pikir si search engine)
Referensi:
[1] Pengalaman pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Pembukaan yang Apik Tahun 2022 untuk Aplikasi Tokopedia & Shopee || Terus Inovasi untuk Menggaet Kepercayaan Pelanggan

Diposting oleh On Friday, January 21, 2022

Memasuki babak baru Tahun 2022, kami selaku seller & buyer di marketplace Indonesia mengamati setiap perubahan-perubahan yang ada. Perubahan itu kami amati ada yang menguntungkan customer dan tidak bahkan dikembangkan untuk meraup cuan si marketplace dalam dominansinya di pasar online. Berikut kami bahas inovasi atau perbaikan aplikasi masing-masing e-commerce:

  • TOKOPEDIA
Pade semester II Tahun 2021, kami merasakan tidak berfungsinya robot Tanya komplain Tokopedia, bahkan sudah pembaharuan aplikasi dan chat ke CS kemana-mana namun tidak ada response, berikut artikelnya: Tokopedia Care November 2021 Kok Lelet Sekali bahkan Robot Tanya Tidak Berfungsi. Memasuki Tahun 2022 ternyata di aplikasi diminta untuk pembaharuan agar fitur-fitur bisa digunakan lebih baik dan betapa terkejutnya karena sistem Robot Tanya sudah hampir tidak membutuhkan manusia CS lagi untuk penyelesaian masalah. Seperti dahulu untuk pindah kurir pengiriman harus menunggu admin CS meresponse dahulu, namun sekarang tidak tinggal input asalkan kedetect oleh sistem sudah ada resi masuk maka akan terkirim-lah barang tersebut. Kami mengaku puas dengan inovasi dari Tokopedia ini dan semoga tetap berjalan optimal. Kami masih terus memberikan apresiasi ke Tokopedia perihal pemerataan kesejahteraan seller dalam hal dikasih buyer. Search engine yang dikembangkan memiiki otomasi yang sangat bagus, bahkan toko barupn tanpa iklan dikasih makan oleh Tokopedia. Namun kami masih harus memberikan masukan ke Tokopedia terkait perang diskon dan gratis ongkir harus banyak belajar dari Shopee. Selain itu, kami juga menyoroti terkait penghapusan produk oleh Tokopedia yag tidak ada jejaknya, salah dimana dan produk apa. Kami sebagai seller sampai kebingungan produk apa yang melanggar ketentuan. Dalam hal ini, Tokopedia masih belum informatif ke seller dan harus mengembangkan sistem lebih lanjut.
  • SHOPEE
Pada Tahun 2021 kami mengkritik habis-habisan untuk potensi monopoli Shopee dalam perampasan hak konsumen memilih ekspedisi dan default "Shopee Standard Express" bahkan di media dan anak penelitian sarjana banyak yang meminta data ke kami dan kami berikan fakta-faktanya. Artikel kami ulas lengkap di: Hati-Hati Terhadap Monopoli Shopee || Merampas Hak Konsumen Memilih Jenis Ekspedisi yang Diinginkan. Dengan ramainya berita teserbut bahkan pemerintah sempat memanggil Shopee untuk konfirmasi terkait hal tersebut dan dewan pimpinan Shopee menjawab tidak ada monopoli ekspedisi melainkan hanya memberikan rekomendasi yang tepat ekspedisi. Ini adalah jawaban diplomatif yang bisa diterima oleh khalayak, namun tidak untuk para analis pasar. Tahun 2022, Shopee membuat inovasi, dimana tulisan "UBAH" kurir setelah checkout tampil terus dan akan non-aktif tidak bisa digunakan jika lebih dari 30 menit. hal ini berbeda di tahun sebelumnya dimana tulisan "UBAH" akan hilang ketika tidak digunakan oleh buyer. Ini juga sebagai bukti bahwa Shopee tidak memonopoli ekspedisi dan hak konsumen dalam memilih tetap bebas. Kami apresiasi besar Shopee terkait inovasi ini, namun yang masih jadi catatan terkait search enginer Shopee masih belum bisa bagi-bagi kue rata ke semua seller. Shopee masih harus banyak belajar ke Tokopedia terkait ini, dimana Tokopedia sangat meratakan UMKM dan kemakmuran seller. Shopee harus belajar dalam search engine jangan produk yang laris, murah, rating bagus yang tampil teratas, namun tampilkan produk yang siap kirim, load minim dan terpercaya (toko hidup, chat cepat, produk terpercaya) sehingga dengan ini seller semua dapat makan dari aplikasi.

Referensi:
[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com