Artikel Terbaru

Anti COPAS

Sukrosa dan Strukturnya


Tebu mengandung senyawa kimia terbesar selain air yaitu sukrosa (C12H22O11). Sukrosa adalah disakarida (mempunyai 2 monosakarida / gula) yaitu glukosa dan fruktosa. Proses pemecahannya disebut Hidrolisis (penguraian oleh air). Sukrosa mempunyai ciri – ciri :
  • Titik Leleh : 186 0C
  • Densitas : 1,587 g/cm3
  • Solubility : 2000 g/L (150C)
  • Sifat fisik : tak berwarna, larut dalam air dan etanol, tidak larut dalam eter dan kloroform, bersifat optis aktif.
  • Sifat kimia : dalam suasana asam dan suhu tinggi akan mengalami inverse menjadi glukosa dan fruktosa.
Reaksi hidrolisis sukrosa adalah :



Hidrolisis sukrosa menghasilkan D-Glukosa dan D-Fruktosa

  • Mengapa ada D-Glukosa dan L-Glukosa (D = Dextro / kanan, L= Levo / kiri) ?
Pengaruh dari pemberian ini adalah atom C kelima dari glukosa yaitu letak -H (gugus hidrogen) dan -OH (gugus alkohol) dan yg menentukan D - atau L - adalah letak OH. D-Glukosa adalah cerminan dari L-Glukosa. Pengurutan atom C dimulai dari yg dekat dengan gugus aldehid.


  • Mengapa ada α-Glukosa dan ß-Glukosa ?
Penamaan ini didasarkan pada letak OH pada atom C1 yaitu jika OH dibawah cincin ( α) dan jika OH diatas cincin ( ß).
Saat dihidrolisis sukrosa mempunyai sifat unik jika dalam suasana asam dan suhu tinggi yaitu inversi (memutar bidang polarisasi yg sebelumnya memutar ke kanan menjadi ke kiri).

Polarimeter

Polarisasi adalah kemampuan zat optis aktif utk memutar bidang cahaya. Nilai (+ / D utk searah jarum jam) dan (- / L utk berlawanan arah jarum jam)

Referensi :
[1] www.wikipedia.org
[2] http://www.elmhurst.edu/~chm/vchembook/546sucrose.html
[3] http://dl.clackamas.cc.or.us/ch106-07/sucrose.htm
[4] http://www.chemicalbook.com/ChemicalProductProperty_EN_CB4337508.htm
[5] http://agusnurul.blogspot.com/2011/02/struktur-konformasi-glukosa.html
[6] http://www.tadjhizyaran.org

ARTIKEL TERKAIT : 
1. Karbohidrat 
2. Zat Additive Makanan 
3. Fermentasi Alkohol (Alcoholic Fermentation)

>

Previous
« Prev Post