Thursday, June 11, 2015

Feed Water System PLTU



Feed Water adalah air umpan utama Boiler yang dimulai dari treatment Condensate Water sesudah Deaerator dan mengalami beberapa treatment sampai terbentuk steam untuk menggerakkan Turbin (Condensate Water – Deaerator – BFP – HPH 6 – HPH 7 – HPH 8 – Boiler & Steam Drum).
  • Deaerator
Di Deaerator (P = 7 kgf / cm2 & T = 174 oC), Feed Water mengalami 2 treatment yaitu treatment pertama secara mekanis Feed Water di spray – kan dari atas sehingga O2 terlarut terminimalizir karena terkena panas dari Auxiliary Steam LP Turbine kemudian menguap dan treatment kedua secara kimiawi menggunakan injeksi N2H4 (Hydrazine) untuk pengikatan O2 sesuai reaksi :
N2H4 + O2 --> N2 + 2 H2O
Feed Water dengan O2 yang sudah diminimalisir dipompa dengan Boiler Feed Pump (BFP)
Deaerator PLTU GR
BACA JUGA : Deaerator
 
  • Boiler Feed Pump (BFP)
Berfungsi menaikkan tekanan Feed Water dari Deaerator (P = ± 7 kgf  / cm2 & T = ± 174 oC) menjadi P = ± 216 kgf / cm2 untuk dialirkan menuju High Pressure Heater (HPH).
  • High Pressure Heater (HPH)
Terdapat 3 HPH yaitu HPH 6 (± 199 oC) – HPH 7 (± 232 oC) – HPH 8 (± 261 oC)  yang berfungsi menaikkan temperatur dengan kondisi operasi keluaran mempunyai P = ± 187 kgf / cm2. Feed Water kemudian masuk ke Economizer Boiler dan selanjutnya ke Steam Drum.
  • Boiler dan Steam Drum
Feed Water dari HPH masuk sisi Economizer Boiler yang memanfaatkan panas gas buang Boiler (Flue Gas) kemudian masuk ke Steam Drum. Steam Drum berupa tabung untuk pemisahan fase gas dan fase cair, fase gas kemudian lanjut ke sistem berikutnya yaitu melewati Superheater Boiler (Primary SuperheaterSecondary SuperheaterFinal Superheater) kemudian uap disebut Main Steam (P = ± 169 kgf / cm2, T = ± 541 oC) yang siap menggerakkan Turbin sedangkan fase cair turun ke bawah melewati Downcomer menuju ke Boiler sisi utama (Wall Tube) untuk pemanasan ulang dan mengalir kembali melewati Riser menuju ke Steam Drum sampai terus – menerus membentuk siklus. Di Steam Drum terdapat injeksi phospat (Na3PO4) untuk melumpurkan ion logam terlarut sehingga terbentuk sludge yang dikeluarkan dengan cara blowdown dan ditampung di Blowdown Tank dan juga berfungsi untuk menaikkan pH jika ada kemungkinan Condenser bocor karena pH dijaga 8,6– 9,6. Dari grafik pH vs derajat korosi dibawah ini bisa disimpulkan bahwa pH Boiler dijaga antara 8,6 – 9,6 karena pada kondisi ini derajat korosi mendekati nol.
Steam Drum PLTU BT
Grafik pH vs Derajat Korosi
Referensi : Laporan pribadi unit pembangkitan

ARTIKEL TERKAIT :

No comments:

Post a Comment