Trending Topik

Cara Merekap dan Menggandakan Uang dari Hasil Pasif Income Receh

Diposting oleh On Thursday, June 03, 2021

Dari sharing beberapa artikel yang telah di-publish, sebagai generasi millineal yang mengalami masa-masa emas di Tahun Digital IT maka potensi mendapatkan pasif income receh yang mengandalkan teknologi IT bisa dan sangat mungkin dilakukan seperti online shop dan influencer (adsense or endorse). Penulis yang juga mencoba peruntungan di Tahun Digital IT ini selain bekerja sebagai pegawai kantor dengan active income juga mendapatkan receh pasif income. Agar penghasilan receh tersebut bisa menjadi suatu asset yang bisa terlihat maka penulis melakukan beberapa tindakan seperti:

  • Selalu mecatatkan transaksi setiap hari di aplikasi buku kas online (tersedia banyak di play store) untuk pengeluaran dan penghasilan sehingga cash-flow (+) dan (-) terlihat serta besaran profit Rp1.000 akan terlihat dan bisa menjadi semangat untuk terus inovatif dalam menggali receh-receh menggunakan teknologi IT
  • Merekap mingguan cash-flow dan rutin menabungkan ke reksadana pendapatan tetap (banyak sekali platform reksadana yang legal dan terdaftar OJK)


Dari perlakuan seperti itu, penulis bisa melihat manuver-manuver strategi yang telah dilakukan, dimana ketika cash-flow (-) terlihat karena ingin menggaet pasar dan bersaing dengan kompetitor. Hal ini tentu dengan pertimbangan yang matang demi dapat rating dan menaikkan citra toko online. Perrmainan subsidi profit antar barang satu dengan barang yang lain juga terlihat dan dengan satu target akumulasi harus cash-flow (+) di akhir minggu kemudian menabung full ke reksadana.
Menabung di reksadana yang dibuat bertahap sedikit demi sedikit juga memberikan keuntungan dalam hal fluktuatif harga sehingga bisa lebih meminimalisir resiko. Sejauh ini dengan penempatan di reksadana pendapatan tetap yang memang notabene adalah medium risk-medium return selalu menunjukkan hasil yang positif walaupun kenaikan pelannya.


Teknik seperti diatas diyakini bisa menggandakan profit kita semua, karena reksadana pendapatan tetap memberikan estimasi return yang jauh diatas inflasi yaitu pada kisaran 10-20%. Memang dalam memulai mencari celah-celah receh menggunakan teknologi IT jika ingin dibelikan sesuatu yang berharga masih jauh dari kata cukup, namun jika pikiran kita semua adalah membangun aset untuk jangka panjang >5 tahun maka pelan-pelan hasil dari receh akan kita nikmati esok kelak. Prinsip penulis bisnis/usaha jangan dijadikan pekerjaan kecuali background kita sudah mapan dalam segi finansial (ketika jatuh masih ada sesuatu yang bisa menyelamatkan) namun bisnis/usaha adalah sampingan pasif income dengan tetap aktif bekerja untuk mendapatkan active income (untuk jaga-jaga ketika terjadi keterpurukan masih ada yang dijagakan).

Referensi:
[1] Pengalaman Pribadi Penulis pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Semakin Pesatnya Perkembangan Cryptocurrency (Mata Uang Virtual)

Diposting oleh On Saturday, May 29, 2021

Tahun 2021, dunia dihebohkan gencar-gencarnya untuk beralih ke full digital bahkan pamor cryptocurrency (mata uang virtual) mulai tenar kembali seperti Bitcoin cs. Mata uang virtual ini adalah mata uang buatan yang bisa dipakai orang diseluruh dunia. Proyeksi kenaikan Bitcoin dari tahun ke tahun yang terus naik signifikan bahka ribuan persen membuat banyak orang di dunia yang belum terlalu melek investasi terkait resiko menganggap instrument tersebut adalah layak untuk diinvestasikan. Mereka hanya memandang dari sisi return, padahal dalam dunia investasi risk & return adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan.

Elon musk bahkan memborong puluhan trilyun Bitcoin sehingga peredaran crypto tersebut di pasaran jarang dan berniat pembelian Tesla bisa dengan pembayaran Bitcoin. Akibat aksi ini banyak orang didunia mengikuti investasi di Bitcoin karena sejak dibeli Elon musk harga melambung tinggi. Namun di penghujung akhir Semester II 2021, Elon musk melakukan penjualan besar-besaran dengan dalih penambangan Bitcoin sangat tidak ramah lingkungan karena penggunaan komputer yang menghabiskan banyak energi dan bertentangan dengan bisnis Tesla yang ramah lingkungan. Lalu apa yang terjadi dengan Bitcoin selanjutnya?? tentu investor panik dan ramai-ramai menjual asset mereka sehingga amblas-lah harga Bitcoin, Elon musk menang dan investor banyak yang mengalami kerugian bahkan di berita disebutkan rugi sampai trilyunan rupiah.

BACA JUGA: Jauhi Bitcoin atau Cryptocurremcy || Mata Uang Virtual Tidak Memiliki Underlying

Cryptocurrency adalah mata uang virtual yang diciptakan untuk menggantikan mata uang fisik yang diedarkan bank sentral. Tujuan utama dibentuk adalah ketidakpercayaan orang di dunia terhadap transparansi uang yang beredar serta pengendaliannya karena hanya dikuasai oleh bank sentral yang notabene adalah swasta. Cryptocurrency bisa diperdagangkan karena adanya orang-orang yang melakukan jual-beli didalamnya sehingga Cryptocurrency ini hanya bermodal kepercayaan antar penggguna sehingga ada penawaran-permintaan karena antar pengguna masih percaya memakai alat tukar ini sebagai alat pembayaran. Kelebihan Cryptocurrency adalah uang yang beredar adalah transparan dan tercatat di seluruh dunia lewat komputer para penambang dan pengguna sehingga tahu jumlah peredaran uang dan terkendali sedangkan kelemahan tersebesarnya adalah tidak memiliki underlying sehingga ketika harna turun drastis yang berarti banyak pengguna menjual/tidak lagi percaya maka aset akan hilang tanpa terjamin apapun.

Setelah Bitcoin tenar, asset cryptocurrency lain juga mulai marak terkenal seperti Dogecoin, ETH dan masih banyak lagi. Bahkan bank sentral dibeberapa negara dunia termasuk Indonesia juga akan menerapkan penggunaan mata uang namun bukan virtual melainkan mata uang digital untuk mengimbangi pesatnya perkembangan jaman. Cryptocurrency walaupun ditentang banyak pihak, namun mau tidak mau sistem keuangan global akan beralih kesana sehingga kita semua harus bijak memilih investasi sebagai aset di masa depan. Setidaknya kita menunggu Indonesia membuat aturan tentang itu, karena kita percaya Indonesia masih memberlakukan sistem keamanan uang dengan ber-underlying serta dari sisi agama tidak mengandung unsur yang haram. Ketika melakukan investasi-pun kita harus bijak karena terdapat resiko yang besar pada pengembalian/untung yang besar.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi Penulis pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Jauhi Bitcoin atau Cryptocurrency || Mata Uang Virtual yang Tidak Memiliki Underlying

Diposting oleh On Saturday, May 15, 2021

Alat pembayaran internasional yang kita kenal bermacam-macam mulai dari LINK, MASTERCARD, CIRRUS, PAYPAL dll dan akhir-akhir ini yang terkenal adalah bitcoin. Bitcoin ini bisa sebagai mata uang atau alat pembayaran internasional, bitcoin ini muncul karena rasa ketidakpercayaan dan ketidakpuasan masyarakat dunia terutama para generasi millenial akan jumlah uang yang beredar karena dikendalikan oleh satu otoritas keuangan saja misalnya Indonesia ada Bank of Indonesia (BI), Inggris ada Bank of England, Amerika ada The Federal Reserve dan masih banyak lagi lainnya. Semua otoritas keuangan tersebut dibawah naungan International Monetory Fund (IMF) sehingga masyarakat dunia serasa diatur dan diperdaya dengan uang yang beredar tanpa ada transaparansi pengelolaan. Berawal dari sana, terciptalah bitcoin dimana yang mengatur dan mengawasi transaksi adalah semua orang yang terlibat di dunia baik penjual, pembeli maupun penambang. Dengan sistem bitcoin maka tidak ada yang bisa memanipulasi data karena setiap orang di seluruh dunia bisa mencatatkan transaksi dan keuangan di HP atau PC-nya masing-masing.

Bitcoin ini mengunakan sistem blockchain, dimana setiap transaksi memiliki kode enkripsi unik masing-masing. Ketika pembeli mengirimkan kode ke penjual untuk transaksi maka ada data ter-enkripsi yang terkirim dan kode ini terkirim ke blockchain di server seluruh dunia. Penambang akan melakukan pelacakan kode enkripsi dan mencatatkan pada sistem sehingga ketika dapat kode-nya maka akan mendapatkan hadiah berupa mata uang bitcoin dari sistem. Setiap kode enkripsi yang tercatat maka akan ter-share ke semua server dan otomatis tersimpan sehingga mustahil ada manipulasi data di kemudian hari.

BACA JUGA: Kemana Harus Mengelola Keuangan Kita??

Bitcoin sendiri diciptakan oleh anak muda yang sampai sekarang masih misterius walaupun terkenal dengan nama Satoshi Nakamoto dan nama itu ternyata adalah figuran/samaran. Menurut penulis ini memang sengaja tidak ingin ter-ekspose karena musuh utamanya adalah penguasa global yang memegang kendali keuangan dunia (tahu sendiri kan rekan-rekan, kami tidak akan menyebutkan itu karena blog ini bisa hilang nanti). Dengan adanya bitcoin ini, berarti banyak masyarakat dunia sudah tidak lagi percaya uang kertas dan uang yang beredar padahal itu kan memang sihir jebakan para globalis untuk menguasi seluruh negara agar terjebak hutang yang tidak akan pernah bisa terbayarkan. Pendiri bitcoin sendiri pasti akan jadi sasaran pembunuhan ketika diketahui identitasnya sehingga kemunculan mata uang ini sangat pelan dan tiba-tiba langsung booming. Bitcoin ini diprediksi hanya bertahan sampai 2145 saja dengan jumlah maksimum nanti 21 juta saja.

Apakah dengan segala kelebihannya tersebut bitcoin layak untuk diinvestasikan?? TIDAK dan JANGAN sekali-kali bermain di bitcoin. Mengapa demikian?? karena bitcoin ini tidak memiliki underlying misalnya emas, perak atau SDA/bisnis produktif dan hanya nominal-nominal yang terbang berpindah dari satu server ke server lain. Bitcoin ini masuk dalam aset cryptocurrency atau mata uang tidak riil. Bitcoin hanya berlaku ketika para anggota yang memiliki mata uang tersebut masih menggunakannya, ketika disuatu saat ada yang nakal melakukan kesepakatan untuk pergi dari bitcoin maka mata uang ini tidak ada nilainya (0) dan kekayaan investor yang memiliki bitcoin bisa hilang tanpa ada jaminan.

BACA JUGA: Wajib Menabung Emas Logam Mulia

Melihat trending harga bitcoin memang sangat menggiurkan, namun harap hati-hati itulah strategi untuk menggaet investor lebih banyak lagi. Akhir-akhir ini penulis kaget bahwa Elon Musk membeli jumlah besar bitcoin dan ternyata berita terakhir untuk pembeli Tesla dari luar negeri bisa menggunakan pembayaran dengan bitcoin. Sungguh permainan bukan setiap mata uang digital ini?? hanya mereka yang menguasai pasar-lah yang bebas memainkan harga dan kita sebagai ikan remora jangan sekali-kali ikut arus yang tidak ada jaminannya sama sekali. Tetap anjuran Rosul kita yang dari dulu sampai sekarang masih terbaik untuk digunakan yaitu pemakaian dinar-dirham karena  memiliki nilai intrinsik, tidak ada inflasi dan dari jaman dahulu sampai sekarang nilainya tetap.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Hutang Apakah Selalu Berkonotasi Negatif || Contoh Hutang Indonesia yang Ribuan Trilyunan

Diposting oleh On Friday, April 23, 2021

Dalam ilmu ekonomi, cashflow dihitung berdasarkan pengeluaran dan pemasukan dan akan menjadi neraca positif ketika pemasukan > pengeluaran. Pemasukan sendiri bisa dikategorikan sebagai penjualan, piutang, royalti, hak cipta dll sedangkan pengeluaran bermacam-macam. Detail bisa dibaca di: Analisa Laporan Keuangan Laba-Rugi Perusahaan. Penulis yang pernah belajar manajemen ekonomi mendengar statement perusahaan yang tidak punya hutang berarti perusahaan/keuangan sedang sakit. Mengapa demikian?? karena ketika perusahaan tidak punya hutang berarti cashflow sedang tersendat yang bisa menandakan penjualan dan piutang tidak lancar. Ini disebabkan karena setiap penjualan ke pembeli akan terbayarkan dengan sistem termin periodik dan tidak serta-merta cash/tunai sehingga inilah yang menyebabkan perusahaan sehat pasti memiliki hutang berjalan karena adanya konsumsi dan pemasukan dalam proses berjalannya perusahaan.

Apakah jika tidak punya hutang pasti rugi?? tidak, hanya dibilang "sakit" yang dalam artian terdapat sesuatu yang kurang produktif misalnya penjualan turun, pembayaran termin mundur, konsumsi kecil, dan ketika memegang kas terlalu banyak akan menurunkan value-nya karena terkena inflasi. Apakah jika punya hutang selalu disebut keuangan sehat?? ada batas-batas wajar hutang disebut aman, ketika kewajiban uang yang harus dibayarkan < nilai produksi yang akan dihasilkan dalam jangka waktu pendek. Jangka waktu ini bisa bermacam-macam misal untuk perusahaan (<10 tahun), untuk pribadi (<5 tahun) dan untuk negara (30-50 tahun).

Bagaimanakah dengan hutang Indonesia ribuan trilyun?? pernah ada hitung-hitungan oleh para pakar bahwa setiap kepala warga Indonesia harus menanggung hutang sekian juta dan jika di-kurs-kan dengan produksi maka SDA alam Indonesia bisa terkeruk habis hanya untuk membayar hutang tersebut. Hutang Indonesia dari tahun ke tahun dan dari masa presiden ke presiden semakin meningkat, serta prediksi pakar bisa terlunasi dalam jangka ratusan tahun. Jika dianalisa lebih dalam maka hutang Indonesia sudah terlalu besar dan tidak sehat untuk negara, karena hal ini untuk menjaga SDA Indonesia agar tidak dikeruk asing habis-habisan dengan dalih untuk membayar hutang.

Mengapa hutang Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun dan dari masa presiden ke presiden?? karena Indonesia masih dalam tahap berkembang ke maju dan setiap pendapatan masih digunakan untuk pemerataan pembangunan dan penanggulangan kemiskinan. Banyak investor penghutang yang ingin masuk ke Indonesia karena pertimbangan Indonesia adalah salah satu konsumen terbesar di dunia. Negara-negara penghutang tersebut ingin dibayarkan dengan sumber daya mentah hasil alam Indonesia. Apakah pembayaran tersebut setimpal atau menguntungkan asing?? silakan cari jawaban di media dan youtube sangat banyak pembahasan tentang hal tersebut, misalnya saja PT Freeport yang dibayarkan hanya tembaga pada setiap tambang mentahnya padahal jika diekstrak terdapat emas, perak, mangan, nikel dll (ini gratis lari ke asing) belum lagi rare earth (tanah jarang) seperti uranium, plutonium, palladium dll yang sangat baik untuk energi dan komponen elektronik tidak diperhitungkan dalam perdagangan.

Mengapa dari masa ke presiden ke presiden, permasalahan hutang ini tidak tuntas?? ini karena sistem pemilu Indonesia yang hanya 5 tahun dan diperpanjang 10 tahun masa jabatan, dimana pejabat masih berfokus bagaimana cara menjabat kembali sedangkan grand plan pembangunan setiap ganti presiden akan terus berubah dan kecenderungan tidak mau meneruskan. Masa yang terbatas ini memang bagus untuk transparansi dan menghindarkan dari KKN dan kediktatoran namun untuk pembangunan Indonesia berkelanjutan harus diiringi grand plan lurus jauh kedepan siapapun yang menjabat sehingga target demi target bisa dicapai dan Indonesia bisa tuntas masalah ekonomi dan tidak terikat oleh kedaulatan asing.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

MLM yang Dijual Mimpi Bukan Produk || Quote Salah Satu Trainer Terkenal dan Pengalaman Pribadi

Diposting oleh On Thursday, April 15, 2021

MLM (Multi-Level Marketing) adalah strategi berjualan dengan sistem saling merekrut pelanggan dan mewajibkan anggotanya harus membeli produk dengan kisaran nominal tertentu dalam jangka waktu tertentu. Dari sini sudah aneh kan?? menguntungkan si produsen karena supply chain produk akan terus mengalir karena dipaksa sedangkan anggotanya akan terbebani dengan kewajiban pembelian produk sehingga harus memutar otak untuk merekrut anggota lain untuk menjadi kaki dan aliran produknya bisa terjual ke kakinya.

Seiring berkembangnya teknologi, MLM tidak lagi mewajibkan pembelian namun mewajibkan memasarkan yang kurang lebih juga sama dapa target. Lagi-lagi ini merupakan strategi halus di marketing produsen untuk membuang produk yang mereka produksi ke pasaran. Melihat fenomena ini , kami mencoba melihat di youtube perbincangan antara Helmy Yahya dan Chandra Putra Negara yang mengatakan bahwa yang dijual MLM adalah mimpi bukan produk. Mereka meng-analogikan coca-cola berjualan, apakah banyak pembeli atau penjualnya. Tentu banyak pembeli kan dan berbeda dengan MLM banyak penjual sepi pembeli sehingga hanya mimpi-mimpi besarlah yang ingin mereka capai. Kami pribadi sangat setuju karena mengalaminya sendiri.

Ketika kami masih kuliah sering banget diajak teman-teman bertemu dengan alih-alih "mangan enak-ngombe legi", alih-alih "diajak bekerja menghasilkan uang", alih-alih diajak mengikui seminar gratis. dan semuanya adalah jebakan, kami mengalaminya sendiri. Ketika itu ada anggota MLM mengajak mangan enak-ngombe legi dengan tempat di salah satu lesehan di Kota Blitar. OK lah karena kami pikir tempatnya di lesehan pasti setidaknya diajak makan walaupun tidak punya uang maka kamipun berangkat. Tibalah kami bersama anggota MLM di lesehan yang dituju, melewati gubuk lesehan satu persatu (kami curiga kok tidak mampir malah jalan terus) dan ternyata tempat pertemuan ada di gedung belakang (Jancuk bener sistem penipuannya ini). Kemudian kami diminta registrasi untuk masuk dan mewajibkan 10 ribu per kepala untuk konsumsi snack dan minum (Jancuk lagi kami berfikiran mangan enak-ngombel legi gratis teryata malah harus membayar) dan didalamnya ada motivaor yang dalam ceritanya sudah mendapatkan BMW mewah setelah bergabung selaam 5 tahun (karena kami tidak bodoh dan berpendidikan tinggi maka berfikiran ini orang bayaran dan diminta menjual mimpi ke anggota MLM, orangnya keturunan chinese dan pastinya seorang sales dan marketing trainer). Disana audio dibuat semangat juang dan seminar motivasi untuk berjualan terus digalakkan dan diakhir sesi semua anggoa MLM yang berjas dan berdasi rapi bak big boss naik panggung untuk ditepuki dan dibacakan level MLM-nya (terlihat gagah, berwibawa dan tentunya dalam pikiran yang sudah terhipnotis mereka akan memiliki kekayaan instan pasif income). Sesi terakhir anggoa MLM melakukan FGD interview ke anggota yang dibawa, termasuk kami di-interview oleh angggota MLM level atas (istilahnya sedang di-prospek). Kami ditanyai detail tentang latar belakang dan pemahaman tentang seminar tadi. Kemudian dengan sedikit memaksa mau minta KTP untuk didaftarkan dan kami-pun menolak dengan halus mengatakan mau dipelajari terlebih dahulu baru kalau OK akan daftar dengan sendirinya. Jjancuk lagi kan, betapa jika itu oarang desa dan pendidikan rendah apa tidak otomatis terdafar dengan paksaan semacam itu. Kami berharap regulasi pemerintah harus ketat terhadap praktek bisnis mimpi MLM ini.

Pengalaman lainnya yaitu sudah sering kali kami dijebak untuk ditemukan dengan anggoa MLM, dengan dalih mau sharing pengalaman sukses, bisnis dan lagi-lagi Jancuk beneran anggoa MLM seperti ini tidak ada habis akal untuk mencari mangsa karena kami sendiri tahu dia sedang banyak menimbun barang dan belum terjual (karena ada kewajiban per bulan harus belanja minimal). Tidak kapok juga, kali ini dia membawakan buku "Cash Flow Kuadran" karya Robert Kyosaki yang menunjukkan 4 kuadran dimana posisi kita apakah harus berkerja keras menjadi karyawan dengan penghasilan active income apa menjadi pasif income sampai tua dan bisa diwariskan. Lagi-lagi yang dijual MLM adalah mimpi karena banyak yang jadi penjual dan minim pembeli padahal namanya berdagang sukses adalah banyak pembelinya.

Cerita ini tidak berhenti disitu, di lain hari kami dibawakan ensiklopedia yang berisi pendapat pakar dan dokter tentang khasiat produk mereka dan apakah kami tergiur ?? ceramahlah malah ke mereka kami ajari inilah strategi marketing kalau kalian ingin kaya ya harus berusaha dan kalian anggoa MLM inipun juga sedang berusaha, jadi kalau banyak yang berhasil akan menjadi rebutan padahal yang sukses hanya segelintir orang yaitu kaki bagian atas saja (agent yang sudah dibuat) dan kalian-kalian adalah kaki ang dikorbabkan unk mencari pasar dan tidak akan pernah mencapai target bahkan modal kalian akan habis karena harus membeli barang yang tidak kalian butuhkan.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi Penulis pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Jangan Sekali-Kali Bermain FOREX (Foreign Exchange) || Pengalaman Pribadi

Diposting oleh On Monday, April 05, 2021

Tulisan ini murni cerita pengalaman penulis sendiri dan mendengarkan dari trainer/pengusaha sukses yang memiliki channel di youtube dengan subscriber jutaan dan murni apa yang mereka katakan adalah benar karena kami pribadi mengalaminya sendiri. Foreign Exchange (FOREX) adalah pertukaran asing/global meliputi mata uang dan mineral. Ketika kami awal-awal tahu tentang investasi yaitu reksadana, emas logam mulia dan saham BEI, di tengah perjalanan mencari tahu di internet dan mendapatkan banyak sekali iklan investasi baik di FB, youtube dan media elektronik lainnya yaitu FOREX, maka tertariklah kami mencoba deposit akun trading sebesar 200 ribu naik 500 ribu naik 1 juta dan sampai ke 2 juta. Ketika awal deposit 200 ribu dalam hitungan menit sudah return ratusan ribu dan betapa senangnya kami dan judge bahwa ini real investasi dan bisa di-withdraw kapanpun kami mau. Esok harinya karena penasaran tinggi maka uang tidak kami withdraw dan mainkan lagi ternyata langsung terkena margin call dan uang-pun ludes tak bersisa. Kami mencoba melakukan deposit kembali dan kali ini dibuat rata-rata untung dimana ada banyak mata uang yang kami beli ada yang berwarna merah (rugi) dan hijau (profit) sehingga kami senang dan ingin deposit yang lebih besar lagi untuk average down. Ketika kami sudah deposit dan average down ternyata portfolio semuanya mengarah ke merah dan langsung ludes tak bersisa. Inikah yang dinamakan investasi, ludes tak bersisa??

BACA JUGA: Apakah Investasi itu Aman??

Melihat kekalahan ini, kami langsung mencari tahu lewat google siapa yang mengawasi perdagangan efek jangka panjang ini di Indonesia dan munculah nama BAPPEPTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Kami pun langsung mencari website resmi dan telepon BAPPEPTI dan panjang lebar kami tanyakan mereka-pun dengan sangat baik menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang kami lontarkan. Kesimpulannya di Indonesia tidak pernah melegalkan investasi FOREX dan jikalaupun bisa masuk ke pasar FOREX langsung global maka minimal depositnya adalah 10 juta. Betapa kaget-nya kami mendengar hal tersebut karena kenyataan di lapangan banyak sekali investasi FOREX beredar dan nominal-pun bisa mulai dari 10 ribu rupiah. 

Rentang beberapa hari karena No. HP kami sudah terdapat di beberapa akun trading FOREX maka sering di telepon oleh sales agent FOREX dan kebetulan berdasarkan informasi dari BAPPEPTI kami sedikit tahu tentang seluk-beluk trading online FOREX yang banyak beredar di Indonesia. Kami menanyakan perijinan darimana FOREX tersebut dan sales menjawab legalitas dari Luar Negeri dan di Indonesia menggandeng agency local saja. Kemudian kami menanyakan mengapa deposit trading bisa kecil padahal di pasar global FOREX minimal 10 juta dan sales menjawab karena yang dijual di Indonesia sudah differensiasi agar bisa menjangkau investor kelas bawah. Kami menanyakan lagi berarti sistem grafik trading yang tampil tidak real donk?? sales-pun menjawab real namun terdapat potensi lambat dan lelet yang dimungkinkan oleh jaringan internet. Kami menanyakan lagi karena nilai dipecah manjadi bagian-bagian kecil maka kemungkinan server di Indonesia bisa mengakali sistem tersebut kan karena investor transaksi melewati server FOREX lokal kemudian di-trading-kan ke FOREX global  (inipun jika benar di-trading-kan kalau hanya disimpan dan grafik yang tampil di investor hanya buatan robot bagaimana) dan sales-pun menjawab tidak ada. Namun apakah kami langsung percaya dengan sales agent tersebut ??

Beberapa poin yang bisa kami simpulkan adalah:

  • Belum ada investasi FOREX yang legal di Indonesia dibawah pengawasan BAPPEPTI
  • Real trading pasar FOREX global minimal 10 juta
  • FOREX bukan sebuah investasi melainkan judi yang di-legal-kan (menurut aturan bukan agama) karena uang yang diinvestasikan bisa hilang dalam hitungan detik/menit ketika terkena margin-call dan ini sangat jauh berbeda dengan investasi di saham BEI
  • Investasi FOREX yang banyak beredar di media sosial bisa lolos berjualan di Indonesia karena menggandeng agency local (makelar) dengan legalitas tetap dari Luar Negeri (jadi ijin bisa dimanipulasi)
  • Investasi FOREX yang bisa dimainkan mulai dari 10 ribu itu karena sudah ter-diferensiasi terpecah-pecah menjadi nilai kecil yang dikendalikan oleh server local. Sehingga transaksi investor sebenarnya bukan langsung ke pasar FOREX global melainkan ke server agency local di Indonesia
  • Terdapat banyak celah manipulasi disini, mulai dari awal-awal hampir 99% investor pasti dibuat untung dahulu, kemudian ketika deposit banyak dan banyak lagi akan habis tak bersisa. Inilah konsep robot Artificial Intelegence (AI) yang memainkan psikologi dan emosi investor sehingga memiliki ambisi menambah deposit karena hampir menang dan menang
  • Robot AI bisa mengendalikan tingkat keleletan server sehingga transaksi investor ketika buy and sell tidak real seperti pasar global FOREX dan banyak kasus ketika banyak untung maka uang tidak bisa di-withdraw dengan berbagai alasan seperti pakai VPN, IP Address yang berbeda-beda dan pakai Booth (terdapat seribu alasan tentang itu bisa dilihat di internet banyak cerita pengalaman investasi FOREX)
  • FOREX bukan SAHAM, maka ketika di masyarakat ada yang bicara tentang saham maka konotasinya adalah negatif yaitu pasti rugi padahal sangat jauh berbeda dan memang itulah strategi sales agent untuk mengelabuhi investor agar deposit dengan iming-iming return sangat besar
  • FOREX dalam Islam adalah haram karena yang diperjualbelikan tidak ada barangnya dan hanya angka-angka saja (mata uang dan mineral) dan ini berbeda dengan SAHAM BEI yaitu terdapat lembar kepemilikan sah atas investasi di salah satu perusahaan
  • Investasi di FOREX uang bisa hilang sedangkan di SAHAM BEI tidak, inilah yang membuat investasi FOREX haram karena yang namanya investasi itu bukan hilang namun untung dan rugi (jadi masih ada sisa yang bisa diterima ketika transaksi rugi)

Berawal dari pengalaman pribadi inilah kami mencoba menyadarkan dan memberi wawasan terhadap kerabat dan teman yang terjebak pada investasi FOREX dan banyak pakar juga membahas tentang pengalaman FOREX seperti youtube "Success Before 30" oleh Chandra Putra Negara (CPN) dan masih banyak lagi lainnya. Dalam cerita teman kami dan Bung CPN juga awal-awal dibuat untung seperti pengalaman kami yang pada akhirnya adalah hilang semua uang tersebut dalam hitungan hari. Kerabat kami yang tiap harinya kerja pedagang keliling harus kehilangan uang sebesar 20 juta karena tergiur investasi FOREX dan teman satunya kehilangan 10 juta karena kecanduan profit yang hampir dan hampir sehingga sampai jual motor dan menggadaikan serifikat rumah. Ada parahnya lagi, kerabat kami menginvestasikan uang ke FOREX dari uang yang seharusnya disetor ke bos dan pada akhirnya orang tuanya harus menjual tanah untuk mengembalikan uang tersebut. 
Dari berbagai pengalaman ini mari kita semua sadar bahwa tidak ada yang namanya instan di dunia ini dan jika ada pasti menjadi perebutan dan pada akhirnya tidak bonafide lagi. Seperti industri migas yang selama abad terakhir ini instan membuat kaya dan makmur maka di Tahun Digital ini sudah menurun pamornya karena semua berlomba produksi migas dan kerja disana sehingga produksi melimpah dan over fix cost sehingga kesejahteraan perlahan menurun. Ini berlaku untuk semua siklus kehidupan. Syariat Islam tetap lurus bisa dipakai dari Jaman Rosulullah SAW sampai sekarang, jauhi riba dan investasi di jalan yang benar.

Referensi:
[1] Pengalaman Pribadi Penulis pada Tema Terkait. www.caesarvery.com

Penggunaan Dinar-Dirham di Indonesia Mengapa Dilarang??

Diposting oleh On Tuesday, March 23, 2021

Dinar adalah satuan mata uang emas 4.25 gram 22 karat dan dirham adalah perak 3.11 gram. Jaman Rosulullah penggunaan untuk transaksi jual-beli yang diperbolehkan adalah dinar-dirham karena memiliki nilai intrinsik dan tidak berubah value-nya dari jaman ke jaman. Sebagai umat muslim, kita semua harus menyadari betapa uang kertas yang kita miliki adalah nominal tanpa value, karena menurut pakar ekonomi uang yang beredar di dunia ini hanya dicadangkan emas sebanyak 30% saja. Detail mengapa ada uang kertas dan bagaimana sejarahnya bisa dibaca di: Perkembangan Sistem Perbankan dari Awal sampai Akhir.

Mengapa akhir-akhir ini pemerintah Indonesia melarang karena ada suatu lembaga muamallah yang transaksi menggunakan dinar-dirham?? karena pemerintah Indonesia memandang ini sebagai dualisme alat transaksi yang sah di Indonesia yaitu Rupiah (Rp). Bagaimana penulis memandang masalah ini?? sebagai pengamat sistem keuangan global diiringi perkembangan dari jaman ke jaman, penulis sudah mendengarkan pemaparan dari para tokoh tentang hal tersebut, dimana bank yang dicap oleh banyak orang/bangsa milik pemerintah sebenarnya adalah milik swasta seperti Bank Federal Reserve (The Fed), Bank of England, Bank of Indonesia dan bank-bank lain yang diberi nama sesuai negara asalnya. Menurut penuturan pakar geoekonomi Mardigu Wowiek, ini adalah permainan catur pengendali konsep keuangan global yang istilahnya tidak kami sebutkan disini karena bisa berakibat fatal pemblokiran website karena pemilik media sosial terbesar adalah salah satu anggotanya. Mengapa swasta bisa menguasi hal tersebut?? silakan cari di media sangat banyak dan hal ini tidak lepas dari masalah Amerika di awal tahun 1900-an. Jadi kalau ada individu/sekelompok orang yang bisa meminjamkan dana ke pemerintah, ini menandakan betapa superpower-nya sistem perbankan mereka dan ini turun-temurun dan tidak memiliki negara karena mereka ada dimana-mana. Mereka hanya bermodalkan digit-digit angka di komputer dan memberikan hutang ke negara-negara. Apakah nominal tersebut memiliki value/underlying emas?? silakan dijawab sendiri.

Berdasarkan pemaparan tersebut, penulis mencoba menjawab pertanyaan awal tadi yaitu Bank Indonesia selaku wakil pemerintah dalam hal pengawasan mata uang Rupiah merupakan kepanjangan tangan dari World Bank/International Monetary Fund (IMF) dimana uang yang beredar dibawah pengendali penuh lembaga tersebut. Ketika dinar-dirham dipakai maka akan runtuh sistem uang kertas karena tidak ada value-nya dan ketika ada reset keuangan global maka bernilai NOL uang tersebut. Akhir-akhir ini terdapat pemberitaan bahwa di salah satu lembaga muamallah menggunakan dinar-dirham untuk transaksi, menurut penulis ini sah-sah saja karena seperti barter biasa yang mengkonversi dinar-dirham ke Rupiah atau sebaliknya bukan memutuskan mutlak penggantian mata uang transaksi. Dari sini bisa terlihat bahwa BI terkena tekanan berat pada lembaga swasta keuangan global tersebut dan takut sistem uang kertas tanpa value/underlying akan hancur ketika sisem transaksi dinar-dirham diberlakukan, padahal Islam sejak jaman Rosululah menganjurkan pemakaian sistem tersebut.

Berawal dari permasalahan ini, kita sebagai generasi kritis harus memikirkan langkah terbaik kedepannya, dengan prinsip jangan memiliki uang kas dalam nominal yang besar dan harus dibelikan kedalam aset fisik atau logam mulia. Hal ini untuk jaga-jaga ketika kebangkitan dinar-dirham sudah serentak dipakai banyak negara dan keuangan global pencetak uang kertas runtuh maka kita masih bisa berdiri kokoh dengan cadangan ekonomi yang sudah dimiliki.

Referensi:

[1] Pengalaman Pribadi pada Tema Terkait. www.caesarvery.com