Artikel Terbaru

Kontaminan Fe di Air Boiler

Besi (Fe) adalah unsur utama di material PLTU seperti tube, tank, pipe, valve dan vessel. Keberadaan unsur ini diperhatikan secara seksama di air boiler meliputi analisa kerak dan analisa air. Analisa air dilakukan secara kontinyu sedangkan analisa kerak ketika sedang maintenance.
Mengapa kandungan Fe di air boiler dikendalikan ??
Karena Fe yang tinggi di boiler dimungkinkan berasal dari material tube yang terkikis. Tube terkikis bisa disebabkan karena pengaruh operasi atau kontaminan kimia berbahaya yang bisa bereaksi dengan material tube carbon steel. Pola operasi seperti pH tidak sesuai standard, overheat dan flowrate yang terlalu tinggi sedangkan kontaminan kimia seperti kandungan dissolved oxygen (DO) atau carbon dioxide yang tinggi, kandungan chloride dan sulphite tinggi serta phospate dan hydrazine yang tinggi yang menyebabkan kenaikan pH drastis.

BACA JUGA : Kontaminan Gas Terlarut di Air Boiler

Apakah akibat dari Fe tinggi di air boiler ??
Fe yang terkikis dari tube boiler dan bereaksi dengan oksigen menghasilkan 2 fase senyawa yang bermanfaat dan merugikan di PLTU. Senyawa yang bermanfaat adalah terbentuknya lapisan magnetite berwarna kehitaman yang berfungsi sebagai lapisan film di permukaan tube berfungsi menghindarkan reaksi kimia merugikan antara kontaminan di fluida dengan material tube. Sedangkan senyawa yang merugikan adalah hematite yang berwarna kemerahan yaitu produk korosi yang dibiarkan terus-menerus bisa memberikan kebuntuan di tube dan jangka panjang menyebabkan pengurangan thickness tube boiler.

Berapakah standar Fe yang umum di air boiler ??
Sistem sampling di air boiler untuk analisa Fe terbagi menjadi 2 yaitu economizer dan steam drum, dimana standar di economizer < 20 ppb sedangkan di steam drum < 250 ppb. Steam drum bernilai lebih tinggi karena dimungkinkan bertambahnya kontaminan dari injeksi phospate dan siklus uap-air melewati tube boiler.

Bagaimanakah cara pengukuran kandungan Fe ??
Untu analisa air menggunakan peralatan spectrofotometer sedangkan analisa kerak menggunakan peralatan X-Ray Difraction (XRD).

Referensi : Pengalaman pribadi di unit pembangkitan

Previous
« Prev Post